Bos Piaggio Buka Suara soal Maraknya Motor Listrik Mirip Vespa di Indonesia

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Motor listrik Exotic Sprinter AT. Foto: SISAPIRa

CEO Piaggio Asia Pacific, Gianluca Fiume menyoroti maraknya motor listrik nan mengusung kreasi bergaya Vespa di sejumlah negara Asia, termasuk Indonesia.

Menurutnya, kejadian tersebut berangkaian dengan perlindungan kewenangan kekayaan intelektual alias intellectual property (IP) nan belum sepenuhnya kuat di beberapa pasar berkembang.

“Kita sedang membahas rumor sensitif lainnya, nan juga menyentuh ranah kewenangan kekayaan intelektual," terang Gianluca saat sesi wawancara berbareng media dari Indonesia, termasuk kumparan di Vietnam, Sabtu (16/5/2026).

CEO Piaggio Asia Pacific Gianluca Fiume. Foto: dok. PID

Ia mengatakan, Piaggio sebagai pemilik kreasi Vespa terus menyuarakan pentingnya perlindungan terhadap identitas merek dan kreasi produk nan telah dibangun selama puluhan tahun.

Menurut Gianluca, belum semua izin di beragam negara bisa memberikan perlindungan maksimal terhadap investasi desain, serta kekayaan intelektual nan dimiliki perusahaan otomotif.

"Tidak semua izin telah disusun secara sempurna untuk melindungi penanammodal maupun pemilik kewenangan kekayaan intelektual," lanjutnya.

Karena itu, Piaggio mengaku terus berkomunikasi dengan otoritas mengenai untuk membantu pengembangan izin nan lebih kuat dalam melindungi kreasi kendaraan dan kewenangan kekayaan intelektual.

"Karena itu, Piaggio tentu telah menyuarakan keberatannya ketika investasinya dilanggar alias disalahgunakan.” terangnya.

Motor listrik Exotic Vito. Foto: SISAPIRa

Belakangan, pasar Indonesia memang diramaikan sejumlah motor listrik nan mengusung kreasi skuter retro dengan siluet membulat nan kerap dianggap menyerupai Vespa. Tren tersebut berkembang seiring meningkatnya ketenaran motor listrik dan tingginya minat konsumen terhadap kreasi klasik.

Meski demikian, Gianluca menegaskan Vespa mempunyai identitas nan susah ditiru sepenuhnya. Menurutnya, Vespa bukan sekadar kendaraan roda dua, melainkan bagian dari style hidup dan ekspresi diri penggunanya.

“Karena Vespa adalah Vespa,” tutupnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan