Bolehkah Lari Sambil Gendong Anak? Ini Penjelasan Dokter

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Bolehkah Lari Sambil Gendong Anak? Ini Penjelasan Dokter

Ilustrasi lari sembari gendong anak. (Foto: dok Magnific/senivpetro)

JAKARTA - Olahraga berbareng anak bisa jadi salah satu langkah menyenangkan untuk tetap aktif. Namun, gimana jika orang tua mau berlari sembari menggendong si kecil? Apakah langkah tersebut kondusif alias justru berisiko?

Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, menjelaskan bahwa berlari berbareng anak sebenarnya boleh dilakukan. Namun, ada beberapa perihal nan perlu diperhatikan, terutama usia dan kesiapan anak.

Menurutnya, anak umumnya sudah bisa diajak berlari menggunakan stroller ketika berumur sekitar enam bulan alias lebih, dengan catatan sudah mempunyai kontrol kepala dan leher nan baik.

“Lari berbareng bayi alias anak bisa dilakukan, dengan memperhatikan usia dan kesiapan anak,” tulis dr. Aisya pada unggahan di IG pribadinya, dikutip Rabu (7/10)

Dokter Aisya melanjutkan, ketika anak digendong sembari berlari, tubuh anak bakal menerima guncangan nan lebih besar. Kondisi tersebut dapat membikin anak lebih mudah mengalami kelelahan, dehidrasi, hingga gangguan pernapasan.

Sementara bagi orang tua, membawa beban tambahan saat berlari juga dapat membikin tubuh lebih sigap lelah. Keseimbangan pun bisa terganggu, sehingga akibat terjatuh menjadi lebih besar.

Karena itu, menurut dr. Aisya, menggendong anak bukanlah pilihan nan tepat jika orang tua mau melakukan aktivitas lari. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑