Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan sejumlah Puskesmas rusak akibat gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8).
Berdasarkan info nan diperoleh dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, terdapat pula satu rumah sakit nan rusak di wilayah Maumere, Kabupaten Sikka.
"Tadi Bapak Menteri Kesehatan juga menginformasikan bahwa banyak puskesmas nan rusak. Hanya satu rumah sakit nan rusak, ialah di Maumere," jelas Suharyanto dalam konvensi pers secara daring.
Selain akomodasi kesehatan, sejumlah material pun ikut terdampak termasuk di antaranya rumah-rumah warga. Suharyanto mengatakan, per Sabtu (15/8), puluhan rumah rusak imbas gempa tersebut.
"Ada beberapa rumah masyarakat. Ini tentu saja didata terus ya, didata terus, berkembang terus. Kalau per hari ini, ada puluhan rumah nan rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan," pungkas dia.
Adapun pusat gempa nan terjadi pada pukul 04.58 WIB tersebut berada 30 kilometer Timur Laut Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer.
Berdasarkan perkembangan situasi terakhir, BMKG telah menyatakan peringatan awal tsunami akibat gempa tersebut telah berakhir. Dilaporkan sebanyak 38 orang tewas akibat musibah tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·