BNPB: Puluhan Desa di Jateng Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Terdampak

Sedang Trending 45 menit yang lalu

 Puluhan Desa di Jateng Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Terdampak

Puluhan Desa di Jateng Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Terdampak/Okezone

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyebut, musim tandus disertai El Nino menyebabkan persediaan air tanah di beberapa wilayah di Pulau Jawa surut. Akibatnya, ribuan penduduk mengalami kekurangan air bersih.

"Dari Provinsi Jawa Tengah dilaporkan hingga Senin (28/9) kekeringan melanda penduduk Kabupaten Pati, Sragen, dan Pemalang. Di Pati, sebanyak 15 desa di tujuh kecamatan terdampak kekeringan,"ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Selasa (29/9/2026).

Daerah nan dilanda kekeringan ialah Kecamatan Winong, Pucakwangi, Jaken, Jakenan, Gabus, Kayen, dan Tambakromo dengan total penduduk terdampak sebanyak 1.131 Kepala Keluarga (KK) alias 3.896 jiwa.

Pada Senin (28/9) BPBD Kabupaten Pati melakukan pengedaran air bersih sebanyak 94.000 liter dengan penerima faedah 1.001 KK (3.476 jiwa) di 11 desa.

"Di Sragen, sebanyak 12 desa di Kecamatan Gesi, Tangen, Mondokan, Jenar, dan Miri terdampak kekeringan,”ujarnya.

“Warga terdampak terdata sebanyak 2.298 KK alias 7.224 jiwa. Pada Senin (28/9) BPBD Kabupaten Sragen mendistribusikan air bersih sebanyak 9 Tangki (41.000 liter)," lanjutnya.

Sementara di Pemalang, kata dia, sebanyak 23 desa di sembilan kecamatan terdampak kekeringan. Kecamatan terdampak adalah Kecamatan Belik, Bawang, Pulosari, Watukumpul, Bantarbolang, Randudongkal, Bodeh, Warungpring, dan Cilongok.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑