BNPB Optimalkan Satgas Darat dan Operasi Udara Percepat Penanganan Karhutla Sumsel

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

BNPB Optimalkan Satgas Darat dan Operasi Udara Percepat Penanganan Karhutla Sumsel

Kepala BNPB Suharyanto (Foto: Dok BNPB)

JAKARTA - Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyebutkan, pihaknya berbareng Satgas Karhutla Provinsi Sumsel terus mengintensifkan operasi darat dan udara. Upaya ini dilakukan untuk menekan kemunculan titik api (hotspot) sekaligus mencegah akibat kabut asap lintas pemisah di tengah puncak musim tandus dan kejadian El Nino 2026.

"Hasil operasi pemadaman kebakaran rimba dan lahan di Sumatera Selatan membuktikan bahwa Satgas Darat nan terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api, Basarnas, Relawan, dan sektor swasta ini menjadi kekuatan utama dan kudu semakin ditingkatkan kekuatannya," ujarnya, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, info pemantauan per 30 Agustus 2026 mencatat sisa area nan memerlukan pemadaman dan pemantauan ketat di Sumsel tersisa 67,06 hektare (ha). Dari luas tersebut, patroli udara mendeteksi 11 titik api mencakup area ±45 ha, sementara pengecekan lapangan Satgas Darat mendeteksi area seluas ±22,06 ha.

Ia menerangkan, melalui kerja sama intensif tim gabungan, lahan seluas 18,36 ha sukses dipadamkan, dengan rincian 2,5 ha melalui water bombing dan 15,86 ha melalui operasi darat. Saat ini, konsentrasi utama tertuju pada tahap pendinginan di sisa area seluas 48,7 ha, terutama pada lahan gambut agar api tidak kembali berkobar.

"Penguatan mobilisasi personel dan peralatan operasional terus ditingkatkan guna mengantisipasi keterbatasan akses letak dan sumber air, sebanyak 11.567 personel campuran nan terdiri atas TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, Basarnas, Masyarakat Peduli Api (MPA), sektor swasta, dan relawan telah dikerahkan ke lapangan," tuturnya.

Selain support personel, kata dia, BNPB menyalurkan support sarana operasional kepada 7 BPBD kabupaten/kota terdampak, ialah Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, Kota Palembang, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Muara Enim, dan OKI.

Sementara itu, support armada udara dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari total 32 armada udara nasional, sebanyak 9 unit armada disiagakan unik untuk memantau dan memadamkan karhutla di wilayah Sumsel. 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑