BNPB Modifikasi Cuaca Tangani Abu Anak Krakatau

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berencana melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) dalam penanganan sisa abu vulkanik pascaerupsi Gunung Anak Krakatau. Operasi itu dijadwalkan berjalan mulai Senin (7/9/2026).

"Hari ini, mudah-mudahan bisa. Karena Kertajati di Majalengka sudah kebuka. Jadi, kita mungkin kelak dari situ," kata Kepala BNPB Suharyanto, dalam konvensi pers di Graha Marinir Panti Perwira, Kwitang, Jakarta.

Ia menjelaskan, operasi tersebut jadi langkah BNPB untuk meluruhkan dan mengurangi abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Pihaknya sudah mau melakukannya sejak Minggu (6/9/2026).

Hanya saja, langkah itu tak memungkinkan lantaran aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah akibat abu vulkanik. Sehingga, BNPB tak bisa menerbangkan pesawatnya guna melancarkan OMC, baik di Bandara Halim Perdanakusuma maupun Pondok Cabe.

"Kemarin tidak bisa terbang. Karena pesawatnya tidak bisa keluar dari bandara, kami bakal melaksanakannya dari Bandara Pondok Cabe dan Halim tidak bisa," terang dia.

Jika tetap tak memungkinkan, Suharyanto juga mengatakan bahwa BNPB menyiapkan skenario persediaan jika Jakarta dan Sumatera tetap tertutup abu vulkanik. Pihaknya bakal mengerahkan armada dari Bandara Kertajati, Semarang, Jawa Tengah, untuk memicu hujan di area terdampak.

"Terbangnya dari Semarang sehingga paling tidak bisa datang hujan," jelas dia.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita