BNPB Ingatkan Ancaman Karhutla Besar Berpotensi Terjadi pada 2027

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Felldy Utama , Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2026 |10:42 WIB

BNPB Ingatkan Ancaman Karhutla Besar Berpotensi Terjadi pada 2027

BNPB Ingatkan Ancaman Karhutla Besar Berpotensi Terjadi pada 2027 (Dok BNPB)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap potensi kebakaran rimba dan lahan (karhutla) besar nan dapat terjadi pada 2027. Potensi ini lantaran adanya siklus musim kering nan diprediksi terjadi setiap empat tahun.

1. Potensi Karhutla

Suharyanto mulanya menyampaikan secara umum tren karhutla dalam beberapa tahun terakhir menurun.

"Bencana hidrometeorologi kering alias karhutla. Ini kami punya info dari mulai tahun 2015, tahun 2025, alhamdulillah menurun terus baik jumlah nan terbakar maupun luas lahannya. Tentu saja ini kerja sama semua pihak," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam rapat kerja berbareng Komisi VIII DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip pada Rabu (4/2/2026). 

Namun, Suharyanto mengingatkan karhutla besar berpotensi terjadi pada 2027. Menurutnya, tahun tersebut berpotensi menjadi periode musim kering nan dapat meningkatkan akibat karhutla.

"Memang dari segi cuacanya nan menjadi tantangan kami adalah bukan 2024, 2025, dan 2026 tetapi 2027. Karena di 2027 itulah siklus empat tahunan terjadi musim kering," ujarnya.

Ia mencontohkan, kebakaran rimba dan lahan besar pernah terjadi pada 2015. Setelah itu, kejadian karhutla relatif menurun pada 2016 hingga 2018 lantaran kondisi cuaca lebih basah. Namun, karhutla kembali meningkat pada 2019 akibat kejadian El Nino.

"Kalau 2024, 2025, 2026 memang semestinya turun lantaran cuacanya juga tidak terlalu panas dan tetap banyak hujan," tuturnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com