Kepala BNPB, Suharyanto, mengatakan ada sejumlah penduduk nan diduga tetap terjebak dalam reruntuhan gedung akibat gempa 7,7 magnitudo nan mengguncang area NTT, pada Sabtu (15/8).
"Tadi ada info dari Bapak Gubernur bahwa di samping korban nan tadi kami laporkan, tetap ada beberapa masyarakat nan disinyalir tetap memerlukan pertolongan. Ada nan terjebak di beberapa bangunan," ujar Suharyanto dalam konvensi pers secara virtual.
Untuk itu, kata Suharyanto, saat ini tim campuran dari Basarnas hingga TNI-Polri tetap melakukan pencarian dan pertolongan terhadap penduduk nan tetap terjebak tersebut.
"Nah ini menjadi sasaran awal dari tim penanganan bencana, tim gabungan. Tadi dari Bapak Kepala Basarnas, unsur TNI/Polri juga timnya segera bakal melakukan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat nan terdampak tersebut," ucapnya.
Gempa tektonik berkekuatan 7,7 magnitudo itu mengguncang pada Sabtu pagi pukul 05.58 WITA. Berdasarkan info sementara, sebanyak 38 orang korban dilaporkan tewas, dua orang luka berat, dan 11 lainnya mengalami luka ringan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·