BNN Ungkap Overkapasitas Lapas Capai 90 Persen, Mayoritas Napi Narkoba

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap jumlah penunggu lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan negara (Rutan) di seluruh wilayah saat ini telah overkapastias hingga 90 persen dari daya tampung.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengatakan jumlah itu merujuk sistem database pemasyarakatan (SDP) pusat per 12 November 2025. Ia menganggap penjara Indonesia dalam kondisi kritis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan info SDP Pusat nan diambil tanggal 12 November 2025 pukul 07.30, kita dihadapkan pada kondisi kritis mengenai info tahanan dan narapidana," ujar Suyudi dalam rapat kerja di Komisi III DPR, Selasa (7/4).

Dia merinci, jumlah daya tampung lapas dan rutan di seluruh Indonesia saat ini hanya sebanyak 146.260 orang. Namun, kondisi lapangan, jumlahnya telah mencapai 278.376 orang.

Menurut Suyudi, jumlah itu membikin narapidana penunggu lapas melampaui kapabilitas sebanyak 132.116 alias 90 persen dari kapabilitas daya tampung.

"Hal ini mengakibatkan terjadinya overkapasitas nan sangat memprihatinkan, ialah sebanyak 132.116 jiwa alias mencapai persentase 90 persen dari kapabilitas normalnya," katanya.

Dari jumlah tersebut, menurut Suyudi, kebanyakan merupakan narapidana kasus narkoba nan jumlahnya mencapai 150.202 orang alias 54 persen, nan rinciannya terdiri dari 96.176 berstatus bandar dan 54.026 berstatus pengguna.

"Angka 54.000 lebih pengguna inilah nan semestinya menjadi refleksi bersama. Mereka adalah korban nan sejatinya lebih memerlukan sentuhan pemulihan melalui rehabilitasi medis dan sosial," ujar Suyudi. 

(fra/thr/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional