BMKG: Seluruh Wilayah Sulawesi Utara Terdampak Kabut Asap

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 15 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara (Sulut) terdampak sebaran kabut asap kebakaran rimba dan lahan (karhutla). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat serta pemangku kepentingan meningkatkan kewaspadaan.

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan sebaran asap terdeteksi melalui pemantauan gambaran satelit Himawari 9. Asap tersebut masuk ke wilayah Sulut akibat pergerakan angin dari arah tenggara.

"BMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026," kata Dhira di Manado, Rabu (14/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan hasil pemantauan, kabut asap menyelimuti sejumlah daerah, ialah Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, dan Minahasa Tenggara.

Sebaran asap juga terpantau di Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, serta Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.

Dhira meminta masyarakat, pemerintah kabupaten/kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi akibat kabut asap.

"BMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan," ajak Dhira.

Ia juga mendorong seluruh pihak berkoordinasi dengan lembaga mengenai untuk mengantisipasi penurunan jarak pandang nan berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan maupun aktivitas masyarakat.

BMKG mengimbau penduduk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker ketika kudu beraktivitas di luar rumah. Masyarakat juga disarankan menutup jendela saat asap semakin pekat, menghindari pembakaran lahan alias hutan, serta memastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi.

Dhira mengingatkan masyarakat agar terus memantau perkembangan cuaca lantaran kondisinya dapat berubah sewaktu-waktu.

"Mengingat cuaca berkarakter dinamis, dihimbau terus monitor info perkembangan cuaca dan peringatan awal cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado," ajaknya.

Informasi cuaca nan lebih rinci untuk setiap kelurahan di wilayah Sulawesi Utara dapat diakses melalui situs resmi BMKG di https://cuaca.bmkg.go.id serta kanal info terverifikasi lainnya.

(antara/isn)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑