BMKG: Gempa Flores M7,7 Momentum Penguatan Mitigasi Bencana

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 15 September 2026 |13:15 WIB

 Gempa Flores M7,7 Momentum Penguatan Mitigasi Bencana

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani (foto: dok ist)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan, pentingnya penguatan mitigasi musibah berbasis sains, teknologi, dan info dalam menghadapi tingginya akibat kebencanaan di Indonesia. Pembelajaran dari Gempa Flores berkekuatan magnitudo (M) 7,7 nan terjadi pada 15 Agustus 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sistem peringatan dini, kesiapsiagaan masyarakat, serta pembangunan prasarana nan lebih handal terhadap bencana.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani menjelaskan, bahwa Indonesia merupakan negara dengan dinamika pengetahuan bumi dan atmosfer nan sangat aktif sehingga berhadapan dengan potensi musibah pengetahuan bumi maupun hidrometeorologi nan dapat terjadi kapan saja.

“Kondisi ini mengingatkan kita bahwa akibat musibah bukan sekadar persoalan gelombang kejadiannya, tetapi merupakan tantangan pembangunan nan memerlukan pemahaman akibat berbasis sains, teknologi, dan info nan semakin presisi,” ujar Faisal dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).

Menurut Faisal, pengelolaan kebencanaan perlu terus bergerak dari paradigma respons pascakejadian menuju paradigma antisipasi sebelum musibah terjadi. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sistem monitoring, peringatan dini, diseminasi informasi, kesiapsiagaan masyarakat, serta pengurangan akibat musibah berbasis wilayah.

Dari aspek geofisika, BMKG menghadirkan beragam jasa terpadu nan mencakup info gempa bumi dan tsunami, geofisika potensial, tanda waktu, serta seismologi teknik. Berbagai jasa tersebut bermaksud menyediakan info nan cepat, akurat, dan dapat ditindaklanjuti sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis risiko.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑