BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar 6,2 Magnitudo

Sedang Trending 49 menit yang lalu
Kepala BMKG Teuku Faishal Fathani di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta, Sabtu (23/5/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 1.598 gempa susulan terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Senin (17/8) pukul 07.00 waktu setempat. Gempa susulan terbesar tercatat mempunyai magnitudo 6,2.

Kepala BMKG Faisal Fathani mengatakan, dari ribuan gempa susulan tersebut, sekitar 54 gempa di antaranya dirasakan oleh masyarakat. Sementara itu, gempa susulan dengan magnitudo terkecil tercatat sebesar 1,3.

"Ya, sampai dengan jam 7 pagi hari ini telah tercatat 1.598 gempa susulan, magnitudo terbesar adalah 6,2 magnitudo, nan terkecil 1,3 dan kemudian nan dirasakan kira-kira 54 gempa," ujar Faisal di Istana Negara, Senin (17/8).

BMKG tetap terus memantau perkembangan aktivitas gempa dan proses peluruhan gempa susulan di wilayah tersebut. Menurut Faisal, aktivitas gempa susulan diperkirakan bakal berangsur menurun dalam dua hingga tiga pekan ke depan.

"Kita terus tetap memantau mengenai dengan peluruhannya, kemungkinan dalam 2-3 minggu ke depan dia bakal meluruh," ucapnya.

Dengan adanya proses peluruhan tersebut, BMKG memperkirakan upaya perbaikan gedung nan terdampak maupun pembangunan kembali dapat mulai dilakukan sesuai kebutuhan dan hasil asesmen di lapangan.

Untuk menangani kondisi di NTT, BMKG telah mengerahkan tim ke lokasi. BMKG mempunyai tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Pulau Flores serta dua pos pemantauan nan berada di wilayah tersebut.

Faisal menjelaskan, keberadaan personel di sejumlah letak memungkinkan respons terhadap kejadian gempa dapat dilakukan dengan cepat. BMKG juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta tim SAR dalam penanganan akibat gempa.

"Staf BMKG sudah ada di lokasi, kita tersebar di 191 letak di Indonesia sehingga kita langsung berbareng pemerintah wilayah mengambil tindakan-tindakan penyelamatan, mendampingi BPBD, mendampingi tim SAR dan sebagainya," ujarnya.

BMKG memastikan pemantauan terhadap gempa susulan di NTT tetap terus dilakukan untuk memberikan info terbaru kepada pemerintah dan masyarakat.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan