Penyanyi dan penulis lagu BLINGOUTKID kembali merilis single terbaru berjudul Lonely. Berbeda dari nuansa lagunya nan upbeat, lagu ini justru lahir dari pengalaman pribadinya saat menghadapi hubungan nan kandas lantaran perselingkuhan.
BLINGOUTKID mengatakan, saat pertama kali menulis Lonely, lagu tersebut sebenarnya dibuat dalam jenis ballad lantaran ditulis di fase ketika dirinya tetap merasakan kesedihan.
“So Lonely mungkin bisa dibilang it was a ballad pas saya awal buatnya. It was based on a true story, my individual experience. Jadi pas waktu saya buat, I was at a sad phase, dan makanya saya tulis jadi ballad,” ujar BLINGOUTKID kepada kumparan.
BLINGOUTKID Ungkap Sumber Utama Lahirnya Lagu Lonely
Namun, seiring proses revisi berbareng para produsernya, dia justru mendapat buahpikiran untuk mengubah lagu tersebut menjadi disco-pop. Menurutnya, bakal lebih menarik jika lagu dengan lirik sedih dibalut musik nan ceria.
“Pas lagi revisi, saya ngobrol sama producers, terus we eventually comberan the idea nan kayak kocak enggak sih jika lagu ballad ini dibikin jadi disco-pop tapi liriknya sebenarnya sedih,” tuturnya.
Ia pun terkenang dengan lagu Britney Spears “…Baby One More Time” nan mempunyai lirik melankolis, tetapi dikemas dengan musik nan enerjik.
“It’s like that Britney Spears song nan ‘My loneliness is killing me’. Jadi akhirnya direvisi terus sampai jadilah disco-pop seperti sekarang,” katanya.
BLINGOUTKID mengungkapkan, pengalaman pribadi menjadi sumber utama lahirnya lagu Lonely. Saat itu, dia mengetahui pasangannya berselingkuh. Meski sempat merasa terpukul, dia memilih untuk bangkit daripada terus larut dalam kesedihan.
“One of the triggers itu lantaran waktu itu saya ada di relationship nan rupanya dia two-timing. Jadi dia selingkuh. It kind of sucks, it hits me like a truck,” ucapnya.
“Tapi daripada saya sedih, mendingan saya keluar dan have fun. Jadi itu main idea di kembali Lonely,” sambungnya.
Bagi BLINGOUTKID, setiap single nan dia rilis selalu merepresentasikan fase kehidupan nan berbeda. Jika Superflight bercerita tentang proses menjadi pribadi nan lebih percaya diri, lampau Still Here tentang memperkuat menghadapi masa-masa sulit, maka Lonely menjadi babak baru nan mengangkat kisah percintaan.
“It’s like a storytelling. Superflight tentang transformasi, Still Here tentang jadi survivor, terus sekarang saya pengin angkat fase relationship. Jadi memang setiap lagu itu beda-beda fasenya,” jelasnya.
Ke depannya, BLINGOUTKID berambisi karya-karyanya bisa menjangkau lebih banyak pendengar, termasuk di pasar internasional. Namun, lebih dari itu, dia mau lagu-lagunya bisa menjadi kawan bagi orang-orang nan sedang melalui masa sulit.
“Hopefully ke depannya lagu-lagu saya bisa reach more people, dunia market juga. Tapi nan paling penting, jika lagu saya bisa menyentuh orang dan membantu mereka, itu sih salah satu mimpi terbesar aku,” tutupnya.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·