ilustrasi(Antara)
PT Pos Properti Indonesia mempercepat diversifikasi upaya melalui sejumlah proyek baru guna menjaga pertumbuhan di tengah tantangan sektor properti nasional. Perusahaan menyiapkan tiga motor pertumbuhan baru pada 2026, mulai dari pengembangan hunian co-living Homy Nomad, penguatan lini kreasi dan konstruksi, hingga pembangunan area perumahan di Depok. Langkah ekspansi tersebut dilakukan untuk menopang sasaran pertumbuhan perusahaan sebesar 18% pada 2026, jauh di atas proyeksi pertumbuhan industri properti nan diperkirakan berada di kisaran 5%.
Chief Commercial Officer PT Pos Properti Indonesia, Aldhita Prayudhiputra, mengatakan perusahaan memandang perubahan style hidup masyarakat perkotaan sebagai kesempatan baru bagi pengembangan upaya properti.
“Di tengah dinamika ekonomi, kami tidak memandang krisis, kami memandang peluang. Homy Nomad contohnya. Ini bentuk nyata penyesuaian kami terhadap kebutuhan kediaman generasi muda nan semakin bergerak dan mobile,” ujar Aldhita, Jumat (22/5).
Produk co-living Homy Nomad dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan generasi urban terhadap kediaman elastis nan dekat dengan pusat aktivitas kota dan transportasi publik.
Saat ini, dua letak awal telah beraksi di wilayah nan berada di sekitar stasiun MRT ialah area Fatmawati dan Gandaria alias Haji Nawi dengan total sekitar 39 kamar. Perusahaan menyebut tingkat kediaman menunjukkan tren positif meski kampanye pemasaran skala besar belum dijalankan. Ke depan, konsep co-living tersebut bakal diperluas ke beragam kota besar lain melalui pendekatan berbasis info agar ekspansi upaya lebih terukur.
Selain pengembangan hunian, PT Pos Properti Indonesia juga memperkuat lini upaya Design & Construction nan menawarkan jasa konsultasi arsitektur, perancangan, hingga bangunan bagi pengguna korporasi maupun institusi.
Chief Operating Officer PT Pos Properti Indonesia, Abdul Hadi, mengatakan penguatan lini upaya tersebut memanfaatkan pengalaman perusahaan dalam mengelola dan merevitalisasi aset-aset milik PT Pos Indonesia (Persero) di beragam daerah.
“Kapabilitas Design & Construction nan kami bangun bukan semata unit upaya baru, ini merupakan kelanjutan dari skill kami dalam mengelola, merestorasi, dan mentransformasi aset,” katanya.
Menurut perusahaan, pengalaman revitalisasi aset berhistoris termasuk pengembangan ruang imajinatif Pos Bloc menjadi salah satu pembeda di tengah persaingan industri konstruksi.
Di sisi lain, PT Pos Properti Indonesia juga menggandeng Ruma Development untuk mengembangkan area kediaman di Harjamukti, Cimanggis.
Proyek nan berdiri di atas lahan seluas 7.925 meter persegi tersebut bakal menghadirkan sekitar 60 unit rumah dengan nilai mulai Rp1,4 miliar. Sasaran utamanya adalah family muda dan pembeli rumah pertama di area Cibubur dan sekitarnya. Lokasinya nan berada tidak jauh dari LRT Jabodebek Stasiun Harjamukti dan akses Tol Cibubur dinilai mempunyai potensi investasi sekaligus mendukung mobilitas masyarakat perkotaan.
Perusahaan menilai kekuasaan masyarakat usia produktif di Indonesia serta meningkatnya permintaan ruang komersial dari sektor ritel, makanan dan minuman, jasa keuangan, hingga jasa publik menjadi fondasi kuat bagi prospek upaya jangka panjang. Melalui strategi diversifikasi tersebut, PT Pos Properti Indonesia menargetkan tidak hanya menjadi pengelola aset, tetapi juga developer ekosistem nan mendukung aktivitas ekonomi dan produktivitas masyarakat. (E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·