Bill Gates Takut AI Disalahgunakan untuk Serangan Biologis

Sedang Trending 10 jam yang lalu

loading...

Bill Gates Takut AI Disalahgunakan. Foto/ Daily

LONDON - Salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates, memperingatkan bahwa teknologi kepintaran buatan (AI) berisiko disalahgunakan untuk menciptakan molekul rawan nan dapat digunakan dalam serangan biologis.

Menyusul kekhawatiran tersebut, miliarder ini dikabarkan sedang mengatur pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping—yang dijadwalkan sementara pada bulan November—untuk mengusulkan kerja sama internasional dalam menangani akibat mengenai AI.

Gates menyatakan keyakinannya bahwa Tiongkok mungkin bersedia membatasi perilisan model AI nan berpotensi rawan jika Amerika Serikat (AS) mengambil peran utama dalam upaya izin global.

Dalam sebuah esai nan diterbitkan pada hari Rabu, Gates menyerukan pembentukan badan internasional baru—yang terinspirasi oleh sistem inspeksi senjata nuklir dan standar keselamatan penerbangan global—untuk mengelola akibat AI.

Ia mengatakan pemerintah di seluruh bumi perlu meningkatkan kesiapan dan respons mereka terhadap akibat AI secara lebih agresif, mengingat teknologi ini berpotensi memberikan akibat besar terhadap keamanan, ekonomi, dan masyarakat.

Selain ancaman biologis, Gates juga menyuarakan kekhawatiran mengenai maraknya serangan siber, hilangnya pekerjaan akibat otomatisasi, serta ketergantungan psikologis anak-anak dan remaja pada teknologi "pendamping AI" (*AI companion*).

Ia menyebut bahwa hanya sedikit pemimpin bumi nan terlihat mengambil langkah proaktif untuk mengatasi beragam akibat nan ditimbulkan oleh teknologi AI nan berkembang pesat ini

(wbs)

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews