Jepang meningkatkan biaya visa hingga 5 kali lipat mulai 1 Juli 2026.(Dok. Traveloka)
PEMERINTAH Jepang dilaporkan bakal meningkatkan biaya visa masuk bagi penduduk negara asing (WNA) secara signifikan mulai 1 Juli 2026. Kenaikan ini mencapai lima kali lipat dari tarif sebelumnya, nan dipicu oleh aspek inflasi global dan pelemahan nilai tukar yen.
Berdasarkan info nan dihimpun, tarif visa single-entry secara dunia bakal melonjak dari ¥3.000 menjadi ¥15.000. Sementara itu, untuk visa multiple-entry, biaya nan sebelumnya ¥6.000 bakal naik menjadi ¥30.000. Kebijakan ini tercatat sebagai penyesuaian tarif pertama nan dilakukan otoritas Jepang sejak tahun 1978.
Konteks bagi Wisatawan Indonesia
Meski kenaikan dunia telah diumumkan, masyarakat Indonesia perlu mencermati perkembangan tarif di tingkat lokal. Hingga saat ini, laman resmi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia tetap mencantumkan tarif nan bertindak per 1 April 2026, yakni:
- Single-entry: Rp330.000
- Multiple-entry: Rp660.000
- Transit: Rp80.000
Penyesuaian tarif di Indonesia kemungkinan besar baru bakal diperbarui pada kanal resmi Kedutaan alias Japan Visa Application Centre (JVAC) mendekati penerapan patokan baru pada 1 Juli 2026.
Penting untuk Traveler Indonesia:
Bagi pemegang paspor biasa, kenaikan biaya ini diprediksi bakal berakibat langsung jika sistem di Indonesia telah mengangkat patokan Juli mendatang. Namun, bagi pemegang e-paspor (paspor elektronik), jalur irit tetap tersedia melalui registrasi bebas visa (visa waiver).
Solusi Hemat dengan E-Paspor
Pemegang e-paspor Indonesia tetap dapat menikmati akomodasi kunjungan sementara maksimal 15 hari tanpa biaya visa, selama telah melakukan registrasi pra-keberangkatan. Meskipun program registrasi ini gratis, pemohon nan melakukan pengajuan melalui JVAC mungkin tetap dikenakan biaya manajemen tambahan. Selain itu, registrasi secara daring melalui sistem JAVES juga tetap tersedia sebagai opsi bagi pelancong.
Wisatawan Indonesia diimbau untuk terus memantau info terbaru melalui kanal resmi Kedutaan Besar Jepang alias JVAC guna memastikan kesiapan anggaran sebelum merencanakan perjalanan setelah 1 Juli 2026. (Visa.vfglobal/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·