BI Catat Uang Beredar Tembus Rp10.587,9 Triliun di September 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2026 |11:44 WIB

BI Catat Uang Beredar Tembus Rp10.587,9 Triliun di September 2026

Uang Beredar RI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian alias duit beredar dalam makna luas (M2) mencapai Rp10.587,9 triliun pada September 2026.

Pertumbuhan M2 tercatat sebesar 8,3 persen secara tahunan (year on year/yoy), alias melanjutkan pertumbuhan pada Agustus 2026 sebesar 8,2 persen yoy.

“Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uangberedar sempit (M1) sebesar 9,0 persen yoy dan duit kuasi sebesar 7,3 persen yoy,” tulis Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, Jumat (23/10/2026).

BI menjelaskan bahwa peningkatan M2 pada September 2026 dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus), aktiva luar negeri bersih dan penyaluran kredit.

Tagihan bersih kepada Pempus tumbuh sebesar 24,4 persen (yoy), setelah mengalami kontraksi sebesar 7,0 persen (yoy) pada Agustus 2026.

Aktiva luar negeri bersih pada September 2026 tumbuh sebesar 1,0 persen (yoy), setelah mengalami kontraksi pada Agustus 2026 sebesar 6,6 persen (yoy).

Demikian pula, penyaluran angsuran tumbuh sebesar 12,7 persen (yoy), melanjutkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 13,3 persen (yoy).

Sebagai catatan, angsuran nan diberikan hanya dalam corak Pinjaman (Loans), dan tidak termasuk instrumen finansial nan dipersamakan dengan pinjaman, seperti surat berbobot (Debt Securities), tagihan akseptasi (Banker's Acceptances), dan Tagihan Repo.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑