Bernadya Rilis Semoga Hanya di Mimpi, Lahir dari Ketakutan pada Rasa Tenang

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Bernadya rilis album Semoga Hanya di Mimpi. Foto: Dok. Juni Records

Penyanyi Bernadya merilis album keduanya berjudul Semoga Hanya di Mimpi pada 24 Juni 2026.

“Semoga Hanya di Mimpi lahir dari ketakutanku bakal rasa tenang. Pemikiran nan asing memang, tapi bagiku, tenang sama dengan tanda bahaya,” kata Bernadya.

Bernadya pertama kali menemukan kalimat Semoga Hanya di Mimpi lantaran baca tulisan tentang cherophobia.

“Ketakutan bakal kebahagiaan lantaran takut di kembali kebahagiaan itu ada sesuatu nan buruk,” tutur Bernadya.

Bernadya rilis album Semoga Hanya di Mimpi. Foto: Dok. Juni Records

Bernadya mengatakan proses pembuatan album Semoga Hanya di Mimpi sangat berbeda dengan Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan.

“Kali ini albumku lahir saat tidak ada momen nan begitu besar alias spesial dalam hidupku. Jadi semua melangkah normal dan baik-baik saja, hidupku seperti menjalankan rutinitas normal, ucap Bernadya.

Namun, di saat semestinya bisa menikmati ketenangan dan senang dengan apa nan didapat dan dicapai dari usahanya, Bernadya selalu merasa waswas.

“Karena ini berfaedah pertanda bakal terjadi sesuatu nan besar dan enggak saya inginkan,” ungkap Bernadya.

Bernadya rilis album Semoga Hanya di Mimpi. Foto: Dok. Juni Records

Harapan Bernadya soal Album Semoga Hanya di Mimpi

Proses pembuatan album Semoga Hanya di Mimpi melibatkan beberapa produser dan penulis lagu, seperti Enrico Octaviano dan Vega Antares.

“Ini pertama kalinya bekerja dengan banyak produser baru dan kudu menulis lagu dari nol. Aku kudu menyesuaikan style penulisanku dengan langkah mereka, dan mereka juga kudu menyesuaikan dengan caraku menulis dan bekerja,” kata Bernadya.

Bernadya menyampaikan angan mengenai dengan album Semoga Hanya di Mimpi. “Semoga semua perihal menyedihkan dan menakutkan nan Anda dengar di lagu-lagunya hanya ada di mimpi,” ucapnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan