Berhasil Tangani Kemiskinan dan Stunting, Bali Raih Penghargaan dari Kemendagri

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Berhasil Tangani Kemiskinan dan Stunting, Bali Raih Penghargaan dari Kemendagri Gubernur Bali Wayan Koster(MI/Agus Utantoro)

Pemerintah Provinsi Bali meraih penghargaan sebagai Terbaik Pertama pada Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting tingkat provinsi dalam arena Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 nan diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan tersebut diberikan dalam aktivitas nan berjalan di Grand Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis malam.

Berdasarkan hasil penilaian, Bali dinilai mempunyai keahlian terbaik dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di tingkat provinsi untuk regional Jawa-Bali. Selain menerima trofi penghargaan, Pemerintah Provinsi Bali juga memperoleh insentif apresiasi senilai Rp3 miliar dari Kemendagri. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan beragam program penanggulangan kemiskinan dan stunting nan dinilai kreatif, adaptif, serta bisa memberikan akibat nyata hingga ke tingkat desa.

Gubernur Bali, Wayan Koster, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jejeran pemerintah wilayah dalam menjalankan program pembangunan nan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, penghargaan bukanlah tujuan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, melainkan corak apresiasi atas komitmen dan upaya nan telah dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras berbareng dalam menjalankan beragam program nan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Koster usai menerima penghargaan.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menjelaskan bahwa sistem penilaian tahun ini dilakukan dengan membagi wilayah ke dalam enam regional. Menurut dia, Bali masuk dalam golongan regional Jawa-Bali berbareng sejumlah provinsi lainnya. Pembagian regional tersebut dilakukan untuk menciptakan sistem kejuaraan nan lebih setara dalam proses penilaian keahlian pemerintah daerah.

“Tahun ini penilaian dilakukan berasas enam regional agar tercipta kejuaraan nan lebih seimbang dan setara bagi setiap daerah,” kata Tito.

Ia menambahkan bahwa penghargaan tersebut juga menjadi corak apresiasi terhadap pemerintah wilayah nan bisa menunjukkan keahlian dan penemuan dalam menjalankan pemerintahan. Menurut Tito, selama ini perhatian publik sering kali tertuju pada kasus-kasus nan melibatkan oknum kepala daerah, padahal banyak wilayah nan sukses menunjukkan capaian positif dan layak mendapatkan pengakuan.

“Sebetulnya banyak kepala wilayah nan mempunyai keahlian dan prestasi nan bagus, ini nan perlu diangkat. Bahwa banyak pemimpin-pemimpin nan juga bagus, terlepas dari ada beberapa mungkin oknum nan bermasalah. Itulah tujuan kita, sehingga ada trust alias kepercayaan dari masyarakat kepada para kepala daerah,” ujarnya.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas beragam upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam memperkuat program pengentasan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting nan selama ini menjadi salah satu konsentrasi pembangunan daerah.

Ke depan, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah wilayah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat beragam program nan berakibat langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. (E-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia