Berdayakan Petani Grobogan lewat Terobosan Teknologi Jagung Biotek

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Berdayakan Petani Grobogan lewat Terobosan Teknologi Jagung Biotek Ilustrasi(Istimewa)

SYNGENTA Indonesia menunjukkan komitmen berkelanjutannya terhadap penemuan pertanian, lebih dari 1.500 petani jagung dari Grobogan dan sekitarnya memadati arena NK Festival 2026. Acara tahunan bergengsi nan digagas oleh Syngenta Indonesia ini diselenggarakan di Lapangan Tahunan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, sebagai corak apresiasi bagi para petani sekaligus pusat edukasi interaktif untuk mengenalkan kelebihan bioteknologi bibit jagung hibrida NK Sakti Series.

NK Festival 2026 memadukan edukasi teknis lapangan dengan aktivitas kebersamaan nan hangat. Acara diawali dengan jalan santuy berjudul “NK Sakti Fun Walk” sejauh tiga kilometer melintasi hamparan ladang jagung, dilanjutkan dengan senam sehat bersama. Para petani memanfaatkan kesempatan ini untuk berbincang langsung dengan para mahir agronomi di Paviliun NK Sakti guna memahami performa tanaman bioteknologi.

Lebih dari sekadar perayaan, aktivitas ini menjadi forum terbuka bagi para petani dan Syngenta Indonesia untuk berbincang serta lebih memahami pemanfaatan bioteknologi bibit mutakhir dalam praktik pertanian sehari-hari.

Sebagaimana diketahui, Provinsi Jawa Tengah memegang peranan vital bagi perekonomian pertanian nasional. Berdasarkan info Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung pipil kering Jawa Tengah pada tahun 2025 mencapai sekitar 3,7 juta ton, menyumbang 17,02% dari total produksi nasional nan berada di nomor 16,55 juta ton.

Meskipun berpotensi besar, para petani dihadapkan pada tantangan nan tidak mudah ialah perubahan suasana nan susah diprediksi, penyusutan lahan produktif, serangan (benih)penyakit penyakit nan terus berulang, hingga kelangkaan tenaga kerja pertanian nan membikin biaya operasional membengkak. Tantangan struktural ini menuntut adanya teknologi tepat guna nan bisa menyederhanakan perawatan di kebun sekaligus mendongkrak hasil panen.

Untuk mengatasi beragam hambatan tersebut, Syngenta Indonesia memperkenalkan portofolio unggulan bibit jagung hibrida bioteknologi ialah NK Pendekar Sakti, NK Sumo Sakti, dan NK Perkasa Sakti. Diformulasikan unik untuk pengendalian gulma nan lebih mudah dan perlindungan internal terhadap (benih)penyakit Penggerek Batang Jagung, varietas ini memberi solusi budidaya nan efisien dengan akibat minim bagi petani.

"Melalui penemuan pertanian mutakhir pada NK Sakti Series, Syngenta Indonesia berkomitmen mendampingi petani mencapai kemandirian pangan, sekaligus menjadi penggerak utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional nan berkelanjutan," tegas Wahyu Sampurno, National Sales Manager Seeds Syngenta Indonesia dikutip Kamis (15/10).

Keunggulan NK Sakti Series berakar pada prinsip 3M ialah Mudah, Menguntungkan, dan Meningkatkan Hasil. Mudah berfaedah toleran terhadap bahan aktif berbasis glifosat memungkinkan pengendalian gulma secara menyeluruh (broadcast) dengan mudah, sehingga memangkas jam kerja dan biaya secara drastis dibandingkan dengan penyiangan manual.

Syngenta menegaskan bahwa kelebihan genetik bibit kudu diimbangi dengan Praktik Pertanian nan Baik (Good Agricultural Practices/GAP), seperti pengaturan populasi tanaman nan presisi, pemantauan kebun rutin, serta Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Melalui pagelaran ini, para petani dibekali wawasan praktis agar dapat berinvestasi secara bijak sesuai kondisi lahan dan suasana di wilayah masing-masing.

"Dua hingga tiga tahun terakhir ini, kami mantap beranjak dari jagung biasa ke bibit bioteknologi NK Sakti Series. Perbedaannya luar biasa,perawatannya jauh lebih tenang, pengelolaannya mudah, dan peningkatan tonase panennya sangat nyata," ungkap Suhadi, petani jagung setempat nan juga menjabat sebagai Ketua Paguyuban Sahabat NK Jawa Tengah dan Jawa Barat.

NK Festival 2026 menjadi bukti nyata pentingnya menjembatani penemuan sains pertanian dengan kebutuhan riil petani di lapangan. Dengan menghadirkan teknologi terbaik di kelasnya, Syngenta Indonesia terus menjadi pelopor praktik agronomi modern. Ke depan, percepatan penemuan teknologi seperti NK Sakti Series diharapkan dapat terus membantu meningkatkan untung petani, sejalan dengan visi Petani MAJU Syngenta Indonesia. (E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑