
Berapa Dana Beasiswa nan Dikembalikan Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas? Ini Kata LPDP (Foto: Instagram)
JAKARTA - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) buka-bukaan soal biaya danasiwa nan dikembalikan alumni penerima danasiwa LPDP Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas. Saat ini, LPDP tetap menghitung nilai pengembalian biaya danasiwa oleh Arya Iwantoro.
“Kalau (uang) nan dikembalikan, tetap dihitung. Kami ada datanya, ada hitung-hitungannya,” kata Direktur Utama LPDP Sudarto di instansi Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu 25 Maret 2026.
Masa Studi Arya Iwantoro
Sudarto menjelaskan, masa studi Arya Iwantoro berjalan pada 2015–2016, nan kemudian dilanjutkan lagi pada 2017–2021. Pihaknya tetap mengkalkulasi nilai biaya pendidikan hingga nilai kembang nan telah digelontorkan dari keseluruhan masa studi AP.
Dirinya bakal mengumumkan nilai pengembalian biaya nantinya, mengingat persoalan ini melibatkan kepentingan publik.
Arya Iwantoro Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, alumni penerima danasiwa LPDP Arya Iwantoro bakal mengembalikan seluruh biaya danasiwa nan diterimanya kepada negara.
“Bosnya LPDP sudah berbincang dengan suami nan bersangkutan. Dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan duit nan dipakai dari LPDP. Jadi termasuk bunganya loh. Uang LPDP kan jika saya taruh duit itu di bank, ya kan ada bunganya, kan dengan treatment nan fair,” ujar Purbaya dalam konvensi pers APBN KiTa jenis Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2).
Purbaya menyayangkan sikap alumni tersebut nan dinilai menghina negara melalui unggahan di media sosial. Dia menegaskan biaya LPDP berasal dari pajak masyarakat serta sebagian dari utang negara nan dialokasikan untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM).
"Itu duit dari pajak dan sebagian dari utang nan kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh. Tapi jika dipakai untuk menghina negara ya kita minta uangnya dengan bunganya jika gitu," tambahnya.
Purbaya juga menyatakan bakal memasukkan nama nan berkepentingan ke dalam daftar hitam (blacklist) sehingga tidak bisa bekerja di lingkungan pemerintahan.
Polemik bermulai dari unggahan Dwi Sasetyaningtyas di akun IG pribadinya pada Jumat, 20 Februari 2026. Dalam unggahannya, DS memamerkan surat dari Home Office Britania Raya mengenai kebangsaan Inggris bagi anak keduanya.
Dalam narasi videonya, Dwi Sasetyaningtyas menyatakan: "I know the world seems unfair. Tapi cukup saya aja nan WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu."
Unggahan tersebut memicu kemarahan warganet lantaran Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya, Arya Iwantoro, diketahui merupakan penerima danasiwa dari biaya pajak rakyat melalui skema LPDP. Meskipun Dwi Sasetyaningtyas telah menyampaikan permohonan maaf dan mengaku pernyataan tersebut lahir dari rasa frustrasi pribadi, polemik terus berlanjut.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·