Benarkah Nonton Video Short Terlalu Sering Bisa Turunkan Kemampuan Otak? Ini Penjelasan Dokter

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Niko Prayoga , Jurnalis-Kamis, 01 Oktober 2026 |09:05 WIB

Benarkah Nonton Video Short Terlalu Sering Bisa Turunkan Kemampuan Otak? Ini Penjelasan Dokter

Main HP. (Foto: Freepik)

KEBIASAAN scrolling video pendek di platform media sosial sekarang sudah menjadi bagian dari rutinitas harian banyak orang. Namun, di kembali intermezo sigap nan ditawarkan, ada pengaruh samping tersembunyi nan mengintai kesehatan.

Efek itu utamanya berpengaruh ke kesehatan otak. Hal itu bisa terjadi jika kebiasaan ini dilakukan secara berlebihan.

Main HP

1. Pengaruhi Kemampuan Otak

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, membagikan sorotan krusial mengenai akibat paparan video pendek terhadap kegunaan kognitif manusia. Mengutip riset ilmiah berjudul Learning via short videos impairs memory accuracy and reduces brain synchrony, dia menegaskan pentingnya membatasi lama menonton video berdurasi singkat.

"Gua semakin percaya mengurangi nonton short video setelah baca jurnal ini. Rutin menonton short video rupanya bisa menurunkan keahlian otak," ujar dr. Adam dalam unggahan di akun IG pribadinya.

Temuan tersebut didasarkan pada penelitian ilmiah nan menguji respons otak saat memproses format video nan berbeda. Penelitian tersebut melibatkan ratusan mahasiswa di China nan diminta menonton tayangan berupa rangkaian video pendek serta video berdurasi panjang.

“Jadi ada penelitian nan melibatkan ratusan mahasiswa di Tiongkok di mana mereka diminta menonton video nan berupa rangkaian short video alias video panjang," jelas dr. Adam.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑