BEI Genjot Likuiditas Saham, Sekuritas Diberi Peran Lebih Besar

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong Anggota Bursa (AB) ikut terlibat sebagai Liquidity Provider (LP). Langkah ini dianggap strategis untuk memperkuat kualitas, likuiditas perdagangan saham, dan meningkatkan daya tarik investasi dengan perdagangan nan lebih likuid, efisien, dan transparan.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan minat AB sebagai LP terus menunjukkan perkembangan. Adapun saat ini, sekuritas nan melakukan kuotasi LP saham adalah PT Phintraco Sekuritas sejak 20 April dan PT Mandiri Sekuritas pada 4 Mei.

"Penambahan partisipasi AB ini menunjukkan meningkatnya minat pelaku industri terhadap program LP Saham sekaligus menjadi komitmen berbareng dalam mendukung peningkatan kualitas dan likuiditas perdagangan di Bursa," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ke depan, BEI berambisi jumlah AB nan berasosiasi dalam program ini dapat terus bertambah seiring meningkatnya pemahaman dan pemanfaatan skema LP saham di pasar. Adapun saat ini, kuotasi Phintraco Sekuritas dilakukan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU), dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS).

Berdasarkan info BEI, sejumlah saham tersebut menunjukan peningkatan rata-rata harian nilai transaksi, dengan persentase kenaikan berkisar antara 25,98% hingga 119,44% pada periode satu minggu sebelum dan sesudah implementasi.

"Kami memandang bahwa aktivitas LP Saham memberikan akibat positif terhadap peningkatan kualitas perdagangan dan likuiditas saham di pasar, nan secara tidak langsung memperkuat kepercayaan penanammodal terhadap pasar modal Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, partisipasi perusahaan dalam program LP saham merupakan bagian dari komitmen untuk mengambil peran strategis dalam pengembangan kualitas dan pendalaman pasar modal Indonesia. Direktur Utama Phintraco Sekuritas Ferawati, mengatakan perkembangan LP saham menunjukkan arah positif dalam memperkuat struktur perdagangan sejak awal implementasi.

Namun begitu, Ferawati menegaskan keberhasilan program LP memerlukan kerjasama erat antara Bursa, AB, emiten, asosiasi, dan investor. Phintraco Sekuritas telah mempersiapkan prasarana sistem, kesiapan dealing team, serta framework risk management guna memastikan aktivitas kuotasi melangkah optimal dan berkelanjutan.

Menurutnya, aktivitas LP saham tidak hanya konsentrasi pada penyediaan kuotasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun pasar nan lebih likuid, efisien, dan kredibel. Meski demikian, Ferawati tak menampik tantangan utama dalam aktivitas LP saham adalah menjaga konsistensi kuotasi di tengah dinamika kondisi pasar.

Karena itu, aktivitas LP memerlukan disiplin trading, support teknologi, dan pengelolaan akibat nan kuat. Namun, Phintraco Sekuritas memandang prospek LP Saham di Indonesia cukup baik seiring konsentrasi BEI dan regulator dalam mendorong market deepening dan peningkatan kualitas perdagangan pasar modal Indonesia.

"Dalam implementasinya, kami memandang efektivitas LP Saham memerlukan kerjasama nan kuat antara Bursa, Anggota Bursa, Perusahaan Tercatat, dan asosiasi terkait, khususnya dalam membangun pemahaman nan lebih komprehensif mengenai kegunaan strategis LP Saham dalam mendukung kualitas likuiditas perdagangan," ujarnya.

(ahi/fdl)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance