BEI Gandeng Perusahaan Broker-Dealer AS, Buka Akses Investor RI ke Bursa Global

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Ilustrasi pergerakan saham. Foto: Antarafoto

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjalin kerja sama dengan AlpacaDB, Inc. perusahaan broker-dealer berbasis teknologi dan personil kliring nan terdaftar di Amerika Serikat.

Kerja sama itu untuk mengeksplorasi pengembangan produk offshore nan memungkinkan investor Indonesia mendapatkan akses ke beragam instrumen investasi di luar negeri melalui Anggota Bursa (AB). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua pihak di gedung BEI Jakarta, Selasa (1/9).

Direktur BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari persiapan BEI dan AB dalam menghadapi kesempatan jasa investasi ke pasar luar negeri.

"Jadi seperti nan kita ketahui bahwa selama ini personil Bursa nan menjadi personil Bursa Efek Indonesia tidak dapat memberikan jasa kepada investornya terhadap aset di luar, instrumen investasi di luar negeri,” kata Jeffrey.

Ia menjelaskan, UU P2SK sebenarnya telah membuka kesempatan bagi AB untuk memberikan jasa mengenai aset alias instrumen investasi di luar negeri.

"Saat ini OJK juga sedang menyusun pengaturannya, oleh lantaran itu kita mempersiapkan personil Bursa kita untuk bisa mendapatkan akses tersebut,” jelas Jeffrey.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, ketika ditemui wartawan di gedung BEI, Jakarta, Selasa (1/8/2026). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan

Dalam skema kerja sama ini, AB nantinya bisa membangun hubungan dengan sistem Alpaca nan kemudian terhubung dengan beragam bursa di luar negeri. Sehingga penanammodal RI bisa memperoleh eksposur ke pasar dunia melalui jasa Anggota Bursa domestik.

"Nanti dengan Alpaca personil Bursa itu bisa membangun hubungan dengan Alpaca, kemudian Alpaca bakal terhubung dengan banyak Bursa di luar negeri. Sehingga penanammodal itu bisa terekspos ke banyak Bursa di luar negeri,” kata Jeffrey.

Menurut Jeffrey, Alpaca merupakan platform nan telah mempunyai hubungan dengan lebih dari 50 bursa serta mengantongi izin di sejumlah negara. Meski begitu, dia menegaskan jasa kepada penanammodal tetap bakal diberikan oleh AB, sementara Alpaca hanya berkedudukan sebagai sistem penghubung untuk mengakses pasar dan bursa luar negeri tersebut.

Jeffrey menambahkan, skema jasa investasi lintas negara seperti ini sedianya bukan perihal nan sepenuhnya baru.

Kerja sama BEI dan Alpaca ini juga dinilai membuka sumber pendapatan baru bagi AB. Pasalnya, selama ini masyarakat Indonesia nan berinvestasi pada saham-saham luar negeri belum seluruhnya menggunakan jasa Anggota Bursa domestik.

"Tentu bakal menjadi potensi bisnis, potensi pendapatan baru bagi personil Bursa kita. Masyarakat Indonesia nan selama ini berinvestasi saham-saham di luar negeri tidak melalui personil Bursa, saat ini bisa melakukannya melalui personil Bursa,” tutur Jeffrey.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara BEI dan AlpacaDB, Inc, di gedung BEI Jakarta, Selasa (1/9/2026). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan