Begini Kondisi Sebaran Debu Vulkanik Anak Krakatau Pagi Ini

Sedang Trending 13 jam yang lalu

Sebelumnya, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) mengalami perubahan arah, Rabu (9/9/2026) siang. Jika pada pagi hari abu vulkanik bergerak ke arah barat laut dan berpotensi masuk ke wilayah Teluk Lampung, siang ini sebarannya justru condong menjauh dari wilayah Lampung.

Berdasarkan kajian gambaran satelit Himawari-9 nan dilakukan BMKG pada pukul 13.00 WIB, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau teridentifikasi bergerak ke arah barat daya.

Pada ketinggian permukaan hingga sekitar 5.000 kaki alias 1,5 kilometer, abu vulkanik terpantau mengarah ke barat daya. Sebarannya mencakup sebagian wilayah Selat Sunda hingga bagian barat Pandeglang.

Prakirawan BMKG Radin Inten Lampung, Yoyok Dewantoro mengatakan, perubahan arah sebaran abu vulkanik dipengaruhi kondisi angin pada lapisan atmosfer.

"Untuk kondisi siang ini, berasas kajian gambaran satelit, sebaran abu vulkanik lebih mengarah ke barat daya sehingga condong menjauh dari wilayah Lampung. Sebelumnya pada pagi hari, sebaran bergerak ke barat laut dan berpotensi memengaruhi wilayah Teluk Lampung," kata Yoyok, Rabu (9/9/2026).

Yoyok menjelaskan, arah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dapat berubah mengikuti pola dan kecepatan angin pada ketinggian nan berbeda.

Karena itu, masyarakat diminta tetap memantau perkembangan terbaru aktivitas Gunung Anak Krakatau serta info mengenai arah sebaran abu vulkanik.

"Perubahan arah sebaran ini sangat berjuntai pada pola dan kecepatan angin. Jadi masyarakat tetap perlu memperhatikan info terbaru lantaran arah sebaran abu dapat berubah sewaktu-waktu," jelasnya.

Meski sebaran abu pada lapisan rendah condong menjauh dari Lampung, kajian gambaran satelit Himawari-9 juga menunjukkan kondisi berbeda pada lapisan atmosfer nan lebih tinggi.

Pada ketinggian hingga sekitar 7.000 kaki alias 2,1 kilometer, sebaran abu vulkanik tetap terpantau bergerak ke arah barat laut dan mencakup sebagian wilayah Teluk Lampung.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita