Begini Cara Pemilihan Ketum PBNU lewat Mekanisme AHWA

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Pimpinan Tim Materi Organisasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, Asrorun Niam, mengatakan pemilihan Ketua Umum (Ketum) PBNU akan dipilih lewat sistem Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Hal tersebut disepakati dalam Sidang Pleno III Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur.

"Hasil Keputusan Muktamar NU, sistem pemilihan Ketua Umum PBNU dilakukan Oleh Ahlul Halli Wal Aqdi setelah penjaringan lima nama oleh peserta muktamar," kata Asrorun Niam kepada wartawan, Minggu (30/8/2026).

Niam menyebut 401 bunyi peserta muktamar menghendaki perubahan pemilihan Ketum dengan sistem AHWA. Sebelumnya, Ketum PBNU dipilih dengan sistem one man one vote.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keputusan tersebut dibahas oleh Komisi Organisasi, dilanjutkan dengan pemungutan suara, apakah dengan model langsung alias model melalui AHWA. Mayoritas peserta, sejumlah 401 bunyi menghendaki perubahan," ungkapnya.

Adapun ketua umum nantinya dipilih secara langsung oleh peserta muktamar melalui musyawarah mufakat. Apabila musyawarah dan mufakat tak menemui titik temu, maka ahlul halli wal 'aqdi (AHWA) bakal mengambil keputusan.

Berikut mekanismenya:

Pasal 41
e. Ketua Umum dipilih dengan ketentuan sebagai berikut:
(1) Ketua Umum dipilih secara langsung oleh peserta muktamar melalui musyawarah mufakat.
(2) Dalam perihal musyawarah mufakat sebagaimana dimaksud pada nomor (1) tidak tercapai, maka ketua umum dipilih oleh ahlul halli wal 'aqdi.
(3) Calon ketua umum sebagaimana dimaksud pada nomor (2) dijaring melalui pemungutan bunyi oleh peserta muktamar dengan memilih sebanyak-banyaknya 5 calon nan memenuhi syarat.
(4) Hasil pemilihan sebagaimana dimaksud pada nomor (3) diambil 5 besar untuk menjadi calon ketua umum dan diserahkan kepada Ahlul Halli wal 'Aqdi.
(5) Calon ketua umum sebagaimana dimaksud pada nomor (4) dipilih oleh ahlul halli wal 'aqdi setelah menyampaikan kesedian secara lisan/tertulis dan mendapatkan persetujuan tertulis dari Rais Aam terpilih.

(dwr/knv)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑