Beda Umur, Beda Jam Tidur: Ini Waktu Terbaik untuk Tidur dan Bangun

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

MENENTUKAN waktu tidur nan tepat bukan hanya soal tidur lebih awal. Hal nan tidak kalah krusial adalah memastikan lama tidur cukup dan agenda tidur-bangun dilakukan secara konsisten setiap hari.

Pada dasarnya, tubuh mempunyai ritme sirkadian, ialah sistem internal nan membantu mengatur kapan kita merasa mengantuk dan kapan tubuh lebih siap untuk beraktivitas. Ritme ini umumnya mengikuti pola terang dan gelap sehingga banyak orang secara alami merasa lebih mengantuk pada malam hari dan lebih mudah terjaga pada pagi hari.

 dok Magnific/diana.grytsku)

Lantas, kapan waktu terbaik untuk tidur dan bangun? Dilansir dari Healthline, rupanya beda umur, beda jam tidur loh.

1. Kapan Sebaiknya Tidur?

Tidak ada satu jam tidur nan bertindak sama untuk semua orang. Waktu tidur ideal berjuntai pada jam berapa Anda kudu bangun serta berapa lama waktu tidur nan dibutuhkan.

Bagi kebanyakan orang dewasa, tidur setidaknya 7 jam setiap malam merupakan rekomendasi umum. Karena itu, Anda bisa menentukan waktu tidur dengan menghitung mundur dari waktu bangun.

Misalnya, jika kudu bangun pukul 06.00 pagi, Anda sebaiknya sudah mulai bersiap tidur sekitar pukul 22.00 dan berupaya tertidur sebelum pukul 23.00. Hal itu krusial dilakukan demi mendapatkan setidaknya 7 jam tidur.

Hal terpenting bukan sekadar tidur lebih awal. Tapi, Anda kudu mempunyai agenda nan dapat dipertahankan secara konsisten.

2. Mengenal Ritme Sirkadian

Ritme sirkadian merupakan semacam "jam biologis" tubuh nan bekerja dalam siklus sekitar 24 jam. Sistem ini membantu mengatur beragam kegunaan tubuh, termasuk rasa kantuk dan kewaspadaan.

Secara alami, manusia condong mengalami peningkatan rasa kantuk pada malam hari. Setiap orang juga dapat mengalami penurunan kewaspadaan pada waktu tertentu di siang hari.

Ketika waktu tidur dan bangun relatif sama setiap hari, tubuh dapat menyesuaikan diri dengan agenda tersebut. Akibatnya, Anda mungkin lebih mudah mengantuk pada waktu tidur dan terbangun secara alami menjelang waktu bangun.

Sebaliknya, agenda tidur nan sering berubah, bekerja dengan sistem shift, alias tidur sangat larut pada akhir pekan dapat mengganggu pola tersebut. Hal ini juga bisa membikin tubuh lebih susah menyesuaikan diri.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑