Jakarta -
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui payung program corporate shared value (CSV) Bakti BCA, melakukan pemberdayaan masyarakat di Indonesia Timur dengan peningkatan keahlian gastronomi bagi para pengelola desa Bakti BCA di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Program ini diikuti oleh 9 pengelola desa Bakti BCA untuk memaksimalkan potensi nan dimiliki masing-masing desa, salah satunya di bagian gastronomi. Program ini juga dirancang untuk memberdayakan pengelola desa nan mempunyai kelebihan di bagian gastronomi, termasuk pendalaman kuliner lokal tersebut dengan sejarah, seni, dan budaya.
"Kuliner lokal adalah salah satu potensi nan paling dekat dengan keseharian masyarakat desa. Melalui workshop ini, kami mau mendorong para pengelola Desa Bakti BCA untuk semakin percaya diri menyajikan cita rasa dan budaya unik daerahnya dengan standar penyajian nan lebih baik, sehingga dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi nan berkepanjangan bagi masyarakat desa," kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Workshop ini mengusung pendekatan penyajian gastronomi end-to-end, mulai dari pemilihan dan pengolahan bahan baku lokal, teknik memasak, hingga langkah menata dan menyajikan hidangan agar tampil lebih menarik di mata wisatawan. Melalui pendekatan ini, peserta diajak mempraktikkan langsung setiap tahapan penyajian, dengan pendampingan dari Dapur Tara, pelaku upaya kuliner berbasis budaya Flores nan berlokasi di area Labuan Bajo, sebagai penyedia workshop ini.
Hera bilang, BCA memberikan pembinaan holistik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat desa, melalui beragam program seperti pengelolaan keuangan, rumah pangan hidup (RPH), revitalisasi kebun kopi, support sertifikasi, serta beragam ragam program pengembangan lainnya.
BCA Gandeng Masyarakat di Labuan Bajo Dorong Sektor Gastronomi Foto: Dok. BCA
Seluruh kontribusi tersebut dijalankan secara terstruktur melalui tiga pilar utama inisiatif Desa Bakti BCA, ialah upaya berbasis kemasyarakatan dengan memastikan upaya desa Bakti BCA dimiliki dan dikelola oleh masyarakat lokal di masing-masing daerah.
Selain itu, peningkatan kapabilitas dengan menyelenggarakan training berkala untuk penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kelembagaan tata kelola upaya desa. Terakhir adalah akses pasar, dengan memberikan support promosi dan ekspansi akses pasar melalui beragam saluran ekosistem BCA serta misi penjualan.
"Kami percaya bahwa penguatan kapabilitas masyarakat desa kudu dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan agar dampaknya betul-betul terasa. Karena itu, setiap program dirancang untuk saling terhubung dan mendukung pengembangan potensi lokal secara menyeluruh," tutup Hera.
(ach/ara)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·