BCA Bidik Pertumbuhan Kredit Dekati 10 Persen pada Akhir 2026

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Vera Eve Lim, Direktur BCA saat Laporan Keuangan Triwulan III 2019 BCA di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin (28/10/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

PT Bank Central Asia Tbk alias BCA menargetkan pertumbuhan kredit mendekati 10 persen pada akhir 2026. Perseroan memandang penyaluran angsuran berpotensi semakin meningkat pada semester II 2026, dengan segmen korporasi menjadi salah satu pendorong utama.

Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim, mengatakan hingga Juni 2026 angsuran BCA tumbuh 8 persen secara tahunan. Sementara, secara kuartalan pertumbuhan angsuran mencapai 4 persen.

"Pertumbuhan angsuran untuk BCA sampai dengan 6 bulan ini, year on year kita tumbuh 8 persen. nan paling menarik adalah QoQ, tumbuhnya sekitar 4 persen,” ujar Vera saat Public Expose Live 2026 secara daring, Rabu (9/9).

Gedung BCA. Foto: Shutterstock

"Nah, guidance kita tahun ini pertumbuhan kita perkirakan bakal mendekati ke 10 persen. Inilah pertumbuhan nan biasanya pertumbuhan angsuran itu memang banyak dikejar di semester kedua,” tambahnya.

Berdasarkan paparannya, total angsuran BCA per Juni 2026 mencapai Rp 1.035,6 triliun, meningkat 8 persen secara tahunan dan 4,2 persen secara kuartalan.

Segmen korporasi menjadi kontributor terbesar dengan outstanding angsuran Rp 513,4 triliun. Nilai itu tumbuh 13,6 persen secara tahunan, 6,7 persen secara year-to-date (YtD), dan 6,1 persen secara kuartalan.

Porsi angsuran korporasi mencapai 49,6 persen dari total angsuran BCA pada Juni 2026, meningkat dari 48,7 persen pada Maret 2026 dan 48,2 persen pada Desember 2025.

Vera menegaskan segmen korporasi tetap bakal menjadi salah satu penggerak pertumbuhan angsuran BCA hingga akhir tahun.

"Kita harapkan bahwa tahun ini jika kita pertumbuhan mendekati 10 persen, perkiraan kita driver tetap dari segmen, banyak dari corporate,” tutur Vera.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan