Ilustrasi(Dok Istimewa)
BAZNAS RI berbareng PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) menghadirkan akomodasi sumur air bersih baru bagi masyarakat di Desa Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Bantuan ini diresmikan melalui aktivitas seremonial serah terima nan dilaksanakan di Kantor Pusat PT Bank Neo Commerce Tbk, Jakarta Selatan.
Program pengadaan sarana air bersih tersebut terealisasi berkah komitmen support dari PT Bank Neo Commerce Tbk dan para karyawannya. Dana infak nan terkumpul dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran oleh Baznas untuk membangun prasarana air bersih guna memenuhi kebutuhan harian penduduk di wilayah Tapanuli Tengah tersebut.
Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, mengapresiasi kepedulian nan ditunjukkan oleh sektor perbankan terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, kerjasama ini menjadi contoh gimana biaya sosial keagamaan dapat dioptimalkan untuk menghadirkan solusi konkret nan berakibat jangka panjang bagi kemaslahatan umat.
"Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan dan support nan diberikan oleh PT Bank Neo Commerce Tbk melalui penyaluran infak perusahaan ini. Program pembangunan sumur bor ini bukan sekadar support fisik, melainkan ikhtiar berbareng untuk meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan produktivitas masyarakat nan selama ini kesulitan mendapatkan air bersih," jelas Rizaludin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/5).
Ia menegaskan transparansi dan ketepatan sasaran menjadi prioritas utama Baznas dalam mengelola biaya infak tersebut. Fasilitas sumur bor nan sekarang telah rampung dibangun diharapkan dapat langsung dimanfaatkan secara maksimal dan dijaga berbareng oleh masyarakat penerima manfaat.
Sementara itu, Kepala Divisi Zakat Perusahaan Baznas, Argo Sayoto, mengatakan program pengadaan sarana air bersih berupa sumur bor ini difokuskan untuk membantu akomodasi pendidikan nan terdampak musibah alam di Sumatra Utara. Dana infak perusahaan dari PT Bank Neo Commerce Tbk tersebut dialokasikan secara unik oleh Baznas untuk membangun prasarana sanitasi di salah satu sekolah nan berada di Kabupaten Tapanuli Tengah.
"Bencana banjir kemarin tidak hanya menyebabkan korban jiwa, tapi juga kerusakan bentuk termasuk akomodasi pendidikan. Jadi bantuan nan disampaikan oleh Bank Neo Commerce, itu kami salurkan di wilayah terdampak terutama di Tapanuli Tengah itu berupa pembangunan sumur bor," ujar Argo saat menghadiri seremonial tersebut.
"Jadi, sebagai gambaran bahwa sekolahnya itu lumayan terdampak. Dan kita membangunkan sumur bor ya untuk keperluan sanitasi di sekolahan tersebut," tambahnya.
Adapun Chief Operations Officer Bank Neo Commerce, Adrian Soewardjo, menjelaskan langkah ini diambil setelah pihak manajemen memandang besarnya akibat musibah Sumatra terhadap akses air bersih nan sangat krusial bagi pemulihan warga. Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata secara berkepanjangan bagi masyarakat sekitar.
"Komitmen Bank Neo Commerce selalu mau menjadi bagian dari tindakan nyata terhadap masyarakat di sekitar kita. Kami tidak hanya memandang dari pertumbuhan upaya aja, tapi juga peduli terhadap apa nan terjadi di masyarakat, terutama ketika terjadi bencana," katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim Baznas nan telah menjadi mitra strategis dalam mewujudkan tindakan kemanusiaan ini, serta berambisi kerjasama tersebut dapat terus melangkah untuk memberikan akibat terbaik bagi masyarakat dan lingkungan. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·