Barito Selatan -
Bayi wanita berumur 6 bulan inisial SH meninggal bumi di IGD RSUD Jaraga Sasameh Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah (Kalteng). Bayi tersebut masuk ke rumah sakit dengan kondisi sesak napas dan batuk hingga kejang-kejang.
Korban meninggal bumi pada Sabtu (10/10) pukul 17.00 WIB. Saat tiba di rumah sakit, kondisinya dilaporkan sudah cukup berat.
"Memang betul waktu itu ada bayi berumur 6 bulan meninggal dunia. Namun, bayi tersebut datang ke IGD dalam kondisi sesak napas dan kejang-kejang," kata Direktur RSUD Jaraga Sasameh Buntok, dr. Dadang Baskoro Nugroho dilansir detikKalimantan, Jumat (16/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menerangkan, pasien tiba di IGD pada Sabtu (10/10) sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah menjalani pemeriksaan intensif, bayi tersebut didiagnosis mengalami pneumonia alias jangkitan paru-paru nan cukup serius.
"Tim medis telah berupaya memberikan penanganan untuk menyelamatkan pasien. Namun, kondisi bayi terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal bumi sekitar pukul 17.00 WIB," katanya.
Dadang mengatakan kondisi lingkungan dengan paparan asap tebal berpotensi meningkatkan akibat gangguan pernapasan. Meski demikian, dia menegaskan bahwa asap bukan satu-satunya aspek nan dapat menyebabkan pneumonia maupun kematian pasien.
"Pneumonia bisa menyerang siapa saja, terutama balita dan lansia serta orang nan mempunyai aspek komorbid. Apalagi kita dalam kondisi seperti ini," jelasnya.
Baca selengkapnya di sini
(ygs/yld)
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·