Bareskrim Polri mengungkap kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) nan dikelola sindikat narkoba 'The Doctor'. Dalam pengelolaanya, 'The Doctor' namalain Andre Fernando bekerja dengan Hendra Lukmanull Hakim namalain 'Pakcik'.
Sindikat ini diungkap ke publik, lantaran membantu pelarian bandar narkoba Erwin Iskandar namalain Ko Erwin (52). Erwin merupakan penyuap eks Kapolres Bima, AKBP Didik Putra Kuncoro.
Saat mendalami langkah kerja Andre, polisi mengungkap bahwa sindikat ini mengelola 4 rekening penampung nan berisi duit miliaran rupiah.
"Total keseluruhan arus masuk (kredit) pada empat rekening penampung utama nan ditelusuri Bareskrim tercatat menyentuh nomor Rp124.052.487.704,97 dari total 2.134 transaksi," kata Dirnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, lewat keterangannya, Sabtu (18/4).
Polisi lampau mengungkap rincian dari rekening-rekening itu. Berikut rinciannya:
Rekening Penampung Sindikat
1. Rekening LUSIANA (Rp81,9 Miliar)
Rekening atas nama LUSIANA digunakan sebagai rekening transit alias pipa penyalur nan dipastikan dikendalikan langsung oleh tim operasional finansial sindikat. Sepanjang periode pengamatan 1 Agustus 2024 hingga 31 Maret 2026, rekening BCA ini mencatat arus masuk (kredit) tertinggi senilai Rp 81.902.383.662 melalui 946 kali transaksi.
Terdapat temuan pola structuring (memecah transaksi) nan sangat rapi untuk menghindari penemuan otoritas keuangan, ialah dengan nominal berulang sebesar Rp99.999.999 sebanyak 445 kali. Tersangka Lusiana sendiri direkrut dengan hadiah Rp1.000.000,- untuk membuka dan menyerahkan kartu ATM serta M-Banking miliknya.
2. Rekening TEUKU ZAHRUL RAHMAN (Rp35,1 Miliar)
Rekening ini digunakan langsung oleh supplier utama sabu, PAKCIK HENDRA ALS LUKMANUL HAKIM, untuk menerima transfer pembayaran dari perantara Andre Fernando. Tercatat pada periode 9 Oktober 2025 hingga 28 Februari 2026, total biaya masuk mencapai Rp35.151.760.380,42 dari 426 transaksi.
Pada mutasi rekening Teuku Zahrul, polisi menemukan metode layering alias penyamaran di mana transaksi diberi keterangan tiruan seolah-olah merupakan jual beli kendaraan seperti "DP BMW 2013", "DP UNIT VENTURER", hingga disamarkan dengan label "AMAL" dan "CICILAN HUTANG".
Teuku Zahrul membuka rekening BCA dan BRI ini atas perintah tersangka MUKHTARUZZA dengan janji hadiah uang.
3. Rekening MUHAMMAD RIIKI (Rp3,9 Miliar)
Ini merupakan rekening proksi utama nan dipegang dan digunakan langsung oleh Andre Fernando namalain 'The Doctor'. Rekening ini difungsikan untuk menampung duit awal pesanan narkoba dari para pembeli (termasuk dari bandar Erwin Iskandar) sebelum disetorkan ke Hendra.
Berdasarkan info dari 27 Agustus 2025 hingga 11 Februari 2026, total arus biaya masuk di rekening ini berjumlah Rp3.961.331.012,87 dari 108 transaksi.
Rekening ini dibeli oleh sindikat dengan nilai Rp5.000.000,- nan mencakup kartu ATM, kartu perdana, dan HP. Penggunaan rekening akhirnya dihentikan lantaran sisa saldo dicuri oleh pemilik asli.
4. Rekening DEDE ELA HERYANI (Rp3 Miliar)
Rekening BCA milik Dede Ela Heryani dikuasai oleh pengelola finansial jaringan, ialah Charles Bernado (Charlie), untuk mengelola operasional rekening masking.
Sepanjang 21 Agustus 2025 hingga 28 Februari 2026, rekening ini mencatat arus duit masuk (kredit) senilai Rp3.037.012.649,39 dari 654 kali transaksi. Dede Ela, nan terdesak kebutuhan ekonomi, bersedia menyerahkan KTP miliknya untuk didaftarkan rekening secara online oleh orang nan baru dikenalnya dengan hadiah tunai sebesar Rp2.000.000.
Eko menjelaskan, info tetap saja bisa berubah. Sebab proses pencarian tetap terus berlangsung.
"Data tetap berkarakter dinamis, tetap terus dilakukan audit dan kerja sama antar lembaga mengenai TPPU jaringan Andre-Pakcik Hendra," pungkas Eko.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·