Tangguh Yudha
, Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2026 |11:48 WIB

Bansos Pangan Beras (Foto: Okezone)
JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) segera menyalurkan support pangan berupa beras dan MinyaKita kepada jutaan family di seluruh Indonesia.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya mengendalikan inflasi pangan dan memberikan support ekonomi bagi masyarakat rentan.
Penyaluran support pangan beras sebesar 10 kilogram dan 2 liter MinyaKita selama dua bulan bakal menjangkau 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman menyatakan jumlah KPM tersebut diperbanyak hingga 81,9 persen dari jumlah KPM program serupa sebelumnya.
"Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan nilai pangan, Badan Pangan Nasional melaksanakan langkah strategis, salah satunya penyaluran support pangan 10 kilogram dan 2 liter MinyaKita selama dua bulan sebesar 33,2 juta KPM," kata Amran dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta dikutip, Rabu (4/2/2026).
Adapun secara jumlah untuk penyaluran 2 bulan sekaligus tersebut, Bulog bakal mengeluarkan stok beras sebesar 664,8 ribu ton dan minyak goreng 132,9 ribu kiloliter dengan anggaran nan disiapkan sebesar Rp 11,92 triliun.
Amran berambisi melalui stimulus ekonomi ini, daya beli masyarakat dapat terus terjaga dan inflasi pangan juga terkendali semakin stabil dan baik lagi, terutama selama Ramadan sampai Idulfitri.
Dalam forum nan sama, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa Bulog siap melaksanakan program support pangan. Menurutnya, Bulog sudah bersiap sejak jauh hari agar dapat tersalurkan sebelum Lebaran di Maret mendatang.
"Terkait dengan Bulog penyaluran banpang di bulan Februari dan Maret, kami kebetulan sudah melaksanakan Rakortas dengan Menko Perekonomian tiga hari nan lalu. Syukur alhamdulillah sudah diputuskan dari Rakortas Menko Perekonomian," ungkap Rizal.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·