Bapanas Sebut Harga Pangan Stabil Selama Bulan Puasa, Ini Daftarnya

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Bapanas Sebut Harga Pangan Stabil Selama Bulan Puasa, Ini Daftarnya

Harga Pangan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat nilai bahan pangan di pasar relatif stabil saat ini selama bulan ramadhan ini. Pemerintah berkomitmen mempertahankan kelaziman nilai agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan nyaman selama bulan puasa hingga Lebaran mendatang.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan hasil pemantauan langsung di Pasar Gondangdia, Jakarta, pada Jumat (27/2/2026), menunjukkan nilai sejumlah komoditas utama tetap berada dalam koridor Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP).

"Tingkat nilai pangan relatif bagus. Mudah-mudahan ini bisa memperkuat sehingga masyarakat lebih nyaman memperoleh bahan pangan dengan nilai wajar," ujar Ketut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, nilai daging sapi berada di kisaran maksimal Rp140.000 per kilogram. Daging ayam dijual sekitar Rp39.000–Rp40.000 per kilogram, dengan nilai ayam utuh 1,4 kilogram sekitar Rp50.000. Bawang merah berkisar Rp42.000–Rp43.000 per kilogram, cabe rawit merah turun menjadi Rp100.000 dari sebelumnya Rp120.000 per kilogram, telur ayam ras Rp30.000–Rp31.000 per kilogram, bawang putih Rp38.000–Rp39.000 per kilogram, serta beras medium Rp12.000–Rp12.500 per kilogram.

Selain pemantauan langsung, info Indeks Perkembangan Harga (IPH) hingga minggu ketiga Februari 2026 menunjukkan tren positif. Jumlah wilayah nan mengalami penurunan IPH meningkat dibandingkan sebulan sebelumnya, menandakan volatilitas nilai tetap terkendali.

Komoditas bawang putih, misalnya, mencatat 138 kabupaten/kota mengalami penurunan IPH, meningkat dua kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya nan hanya 65 daerah. Telur ayam ras juga menunjukkan perbaikan dengan 171 kabupaten/kota mengalami penurunan IPH, naik dari 129 wilayah pada periode sebelumnya.

Secara umum, penurunan IPH tertinggi tercatat pada bawang merah di 232 kabupaten/kota, diikuti minyak goreng (207 daerah), cabe merah (145 daerah), daging ayam ras (88 daerah), cabe rawit (81 daerah), beras (79 daerah), gula pasir (49 daerah), dan daging sapi (22 daerah).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com