Bank Sampah, Edukasi Anak Pilah Sampah dari Rumah jadi Nilai Ekonomis

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pengelola Bank Sampah Rahmat memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada siswa taman kanak-kanak (TK) di Bank Sampah Persatuan, Jalan Persatuan RW 08, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pengelola Bank Sampah Rahmat memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada siswa taman kanak-kanak (TK) di Bank Sampah Persatuan, Jalan Persatuan RW 08, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pengelola Bank Sampah Rahmat memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada siswa taman kanak-kanak (TK) di Bank Sampah Persatuan, Jalan Persatuan RW 08, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Kegiatan ini menjadi bagian dari support terhadap program Gerakan Pilah Sampah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta nan berfokus pada penanganan sampah dari hulu. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pengelola Bank Sampah Rahmat memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada siswa taman kanak-kanak (TK) di Bank Sampah Persatuan, Jalan Persatuan RW 08, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Dalam aktivitas tersebut, anak-anak diperkenalkan pada langkah memilah, mengelola, hingga memanfaatkan sampah organik dan anorganik sejak usia dini. Edukasi dilakukan secara interaktif agar siswa memahami pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi sampah rumah tangga. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pengelola Bank Sampah Rahmat memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada siswa taman kanak-kanak (TK) di Bank Sampah Persatuan, Jalan Persatuan RW 08, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Tak hanya menjadi tempat edukasi, Bank Sampah Persatuan juga mengolah sampah plastik menjadi beragam kerajinan berbobot ekonomis. Limbah plastik disulap menjadi ornamen dan hiasan rumah nan mempunyai nilai jual. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pengelola Bank Sampah Rahmat memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada siswa taman kanak-kanak (TK) di Bank Sampah Persatuan, Jalan Persatuan RW 08, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Bank Sampah Persatuan nan berdiri sejak 2019 itu turut menggandeng ibu-ibu rumah tangga di sekitar wilayah Pondok Kelapa untuk memproduksi kerajinan dari bahan daur ulang. Kegiatan tersebut sekaligus membuka kesempatan tambahan pendapatan bagi warga. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pengelola Bank Sampah Rahmat memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada siswa taman kanak-kanak (TK) di Bank Sampah Persatuan, Jalan Persatuan RW 08, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Produk hasil olahan sampah nan telah layak jual dipasarkan dengan nilai mulai dari Rp30 ribu hingga Rp125 ribu, tergantung jenis dan tingkat kesulitan produk nan dibuat. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pengelola Bank Sampah Rahmat memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada siswa taman kanak-kanak (TK) di Bank Sampah Persatuan, Jalan Persatuan RW 08, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Founder Bank Sampah Persatuan, Rahmatullah (44), mengatakan keberadaan bank sampah menjadi langkah positif untuk menciptakan lingkungan permukiman nan lebih bersih dan asri. Menurutnya, pengelolaan sampah berbasis masyarakat juga dapat meningkatkan kesadaran penduduk terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memberikan faedah ekonomi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News