Jakarta, CNBC Indonesia - Bank-bank asal Amerika Serikat (AS) mulai berbenah memperbaiki kelemahan sistem keamanan. Terutama kelemahan nan ditemukan perangkat AI Mythos milik Anthropic nan diluncurkan beberapa waktu lalu.
Setelah diluncurkan, sejumlah mini bank telah mempunyai akses ke Mythos. Pada akhirnya perusahaan dapat mengungkap masalah nan terjadi di dalamnya.
Sejumlah sumber juga mengatakan bank-bank besar membantu bank-bank mini nan tidak mempunyai akses untuk mempersiapkan sistemnya, dikutip dari Reuters, Rabu (13/5/2026).
Selain itu, bank-bank Wall Street nan menguji Mythos menemukan model itu menghubungkan kerentanan berisiko rendah menjadi akibat tinggi. Temuan ini membikin mereka bisa memeriksa apakah software telah diperbarui alias belum.
Seorang sumber di salah satu bank besar menjelaskan Mythos dapat menemukan kerentanan pada kode berpemilik dan sumber terbuka. Jadi bank kudu meningkatkan teknologi lama dimana support softwarenya telah mencapai akhir masa pakai.
Sementara sumber lainnya juga menjelaskan Mythos dapat mengungkapkan beberapa ratus hingga ribuan kerentanan dengan ranking rendah hingga sedang nan kudu diperbaiki.
Menurut sumber itu, Mythos membikin bank kudu memperbaiki kerentanan dalam waktu cepat. Bahkan dalam hitungan hari dari sebelumnya kudu menunggu untuk waktu nan lebih lama.
Akses awal Mythos sebelumnya diberikan pada beberapa perusahaan nan masuk dalam inisiatif Glasswing dan 40 organisasi tambahan. Termasuk di dalamnya adalah JPMorgan Chase, Goldam Sachs, Citigroup, Bank of America, dan Morgan Staley.
Salah satu nan juga mendapat akses adalah Crowdstrike, perusahaan keamanan siber nan menjadi bagian dari Project Glasswing. Pemimpin Crowdstrike, Adam Meyers mengatakan pihaknya menghabiskan beberapa hari untuk mengetahui langkah menggunakan sistem sebelum mencari tahu soal celah keamanan.
"Menghabiskan satu akhir minggu penuh mencari tahu langkah terbaik menggunakan sistem sebelum mulai mencari celah keamanan," jelasnya.
(arj/arj)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·