Binti Mufarida
, Jurnalis-Sabtu, 19 September 2026 |10:57 WIB

Banjir Melanda Pasaman Sumbar (foto: BNPB)
JAKARTA - Seorang penduduk tetap dalam pencarian setelah banjir melanda Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, pada Jumat (18/9/2026) sore. Hingga Jumat malam, tim campuran tetap melakukan pencarian serta pendataan terhadap penduduk dan akibat nan ditimbulkan akibat kejadian tersebut.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan menjelaskan, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Kecamatan Dua Koto sejak sekitar pukul 14.00 hingga 18.00 WIB.
“Kondisi tersebut menyebabkan Sungai Aek Koronok dan Sungai Batang Jember Tonang Raya meluap hingga menggenangi permukiman penduduk di Nagari Simpang Tonang sekitar pukul 16.00 WIB,” jelas Berton dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (19/9/2026).
Berdasarkan pendataan sementara, kata Berton, sekitar 55 kepala family dan 55 unit rumah terdampak banjir. Selain itu, dua unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan dan sekitar lima hektare lahan pertanian terdampak. Sebanyak tiga kepala family mengungsi sementara di rumah kerabat.
Per Sabtu (19/9/2026), kondisi banjir dilaporkan telah surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman berbareng pemerintah kecamatan dan nagari, TNI, Polri, serta masyarakat melakukan asesmen dan koordinasi penanganan di lapangan, termasuk mendukung upaya pencarian terhadap satu penduduk nan tetap belum ditemukan.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·