Jakarta -
Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat melakukan upaya penanganan terhadap sejumlah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) nan terdampak banjir di Kota Padang pada Jumat (9/10) dan Sabtu (10/10). Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan kegunaan prasarana serta menjaga keberlangsungan pelayanan air minum bagi masyarakat.
Banjir mengakibatkan kerusakan pada sejumlah prasarana SPAM, di antaranya SPAM Guo Kuranji, SPAM Palukahan, dan SPAM Gunung Pangilun. Pada SPAM Guo Kuranji, banjir menyebabkan kerusakan hingga jebolnya gedung intake serta terputusnya beberapa jaringan pipa transmisi.
Sementara itu, gedung intake SPAM Palukahan tertutup material banjir. Adapun pada SPAM Gunung Pangilun, pekerjaan pembangunan prasedimen mengalami hambatan akibat area pekerjaan nan terendam air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada perbaikan prasarana nan rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan jasa dasar.
"Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan prasarana nan rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar," ujar Dody dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).
Dari sejumlah prasarana nan terdampak, SPAM Guo Kuranji menjadi salah satu prioritas penanganan mengingat perannya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat. SPAM ini mempunyai kapabilitas produksi sebesar 80 liter per detik dan melayani sekitar 10.000 sambungan rumah (SR). Kerusakan nan terjadi berpotensi mengganggu kontinuitas pelayanan air minum bagi masyarakat nan berjuntai pada sistem tersebut.
Penanganan SPAM Guo Kuranji menjadi tantangan tersendiri lantaran prasarana ini sebelumnya juga terdampak musibah pada November 2025 dan tetap dalam proses bangunan perbaikan. Banjir nan kembali terjadi pada 9 Oktober 2026 menyebabkan kerusakan pada prasarana tersebut sehingga diperlukan langkah penanganan lanjutan untuk memulihkan fungsinya.
"Menyikapi kondisi tersebut, BPBPK Sumatera Barat memprioritaskan penanganan sementara guna mempercepat pemulihan jasa air minum bagi masyarakat sebelum pekerjaan bangunan permanen dilanjutkan sesuai dengan kondisi lapangan. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan akibat gangguan jasa sekaligus mendukung percepatan pemulihan prasarana nan terdampak bencana," tuturnya.
Dia mengatakan pekerjaan perbaikan intake SPAM Guo Kuranji dilaksanakan oleh PT Hutama Karya, meliputi perbaikan gedung intake, mercu bendung, serta sayap intake dan mercu. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan tingkat kerusakan, kondisi lapangan, serta kebutuhan pemulihan kegunaan prasarana agar sistem dapat kembali beraksi dan mendukung pelayanan air minum secara optimal.
"BPBPK Sumatera Barat terus melakukan penanganan terhadap prasarana SPAM terdampak dengan mengutamakan pemulihan kegunaan jasa dan keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat. Melalui langkah penanganan dan perbaikan tersebut, diharapkan jasa air minum di wilayah terdampak banjir dapat segera pulih dan kembali memenuhi kebutuhan masyarakat," tutupnya.
Tonton juga video "Suasana Ibu Kota Cili nan 'Kacau' Akibat Badai Es & Hujan Deras"
(akd/ega)
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·