Bakom Bantah Pengkondisian Pemerintah di Balik Demo Pro MBG

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI membantah dugaan bahwa demonstrasi mendukung Makan Bergizi Gratis (MBG) nan terjadi baru-baru ini telah dikondisikan. 

Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana mengatakan bahwa sesuai peraturan perundangan-undangan semua orang berkuasa menyatakan pendapat, baik nan mendukung alias mengkritik kebijakan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menegaskan pemerintah menghormati pihak nan mendukung dan menentang program prioritas itu.

"Terkait dengan dugaan ada pengkondisian dari pemerintah terhadap demo nan mendukung MBG, saya rasa itu tidak benar. Karena posisi pemerintah adalah menghargai setiap pendapat, bunyi masyarakat baik nan pro maupun nan kontra," kata Kurnia.

Dia menegaskan pemerintah terus berupaya memperbaiki tata kelola Program MBG. Dengan jejeran ketua Badan Gizi Nasional (BGN) nan baru, perbaikan penerapan MBG dilakukan di semua lini.

"Pada intinya nan saat ini sedang pemerintah lakukan adalah berupaya berbenah diri dalam perihal Program Makan Bergizi Gratis. Sembari itu juga perbaikan-perbaikan dilakukan oleh ketua BGN nan baru," tuturnya.

Dalam beberapa hari terakhir marak sejumlah tindakan massa di beberapa letak menyampaikan support terhadap kelanjutan MBG.

Aksi tersebut merupakan respons atas demonstrasi mahasiswa dan golongan masyarakat nan meminta pertimbangan total MBG, berbareng dengan sejumlah tuntutan lain.

Merujuk pernyataan Wakil Kepala sekaligus Juru Bicara BGN Agustina Arumsari pada Kamis (18/6), BGN memutuskan sejumlah kebijakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak bakal menerima insentif selama masa libur sekolah, seiring penghentian sementara pengedaran MBG selama libur sekolah.

Langkah itu dilakukan guna mendukung penataan dan standardisasi tata kelola program. Ia menuturkan kebijakan tersebut juga berakibat pada efisiensi anggaran.

Berdasarkan info BGN, jumlah SPPG nan telah beraksi mencapai 27.820 unit.

Dengan dugaan penghentian pemberian insentif sebesar Rp6 juta per hari selama 18 hari masa libur, BGN memperkirakan efisiensi anggaran insentif SPPG mencapai sekitar Rp3 triliun.

(antara/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional