Partai Gerindra memuji komitmen dan keberanian Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam menyerap aspirasi masyarakat di datang ke parlemen. Gerindra menilai Dasco menjalankan kedudukan sebagai amanah.
"Kami dari Partai Gerindra tentu mengapresiasi, menghargai langkah ketua kami di DPR RI sekaligus ketua Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, sebagai bukti nyata komitmen, integritas, dan tanggung jawab seorang kader terbaik Gerindra nan memandang kedudukan sebagai amanah," kata ahli bicara (jubir) Partai Gerindra Bahtra Banong kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).
Dasco nan berani mempertaruhkan kedudukan dinilai sebagai kesungguhan dalam menjalan tugas untuk kepentingan bangsa. Dasco dinilai berkomitmen dalam memberantas korupsi, penegakan hukum, hingga pemerintahan nan bersih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kesediaan mempertaruhkan kedudukan bukan semata-mata soal posisi politik tetapi menunjukkan kesungguhan untuk menempatkan kepentingan bangsa, serta pemberantasan korupsi, penegakan hukum, dan kepastian norma di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Ini juga sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pemberantasan korupsi dan menghadirkan pemerintahan nan bersih serta berintegritas," ujar Bahtra.
Bahtar mengatakan partainya memahami aspirasi masyarakat nan selama ini terus mendorong agar RUU Perampasan Aset segera disahkan. Karena itu komitmen Dasco, kata Bahtra, kudu dilihat sebagai penegasan kesungguhan untuk mengawal agenda tersebut bukan sekadar upaya meredam aspirasi publik.
"Gerindra menghormati dan mendengar masukan masyarakat serta mendorong agar pembahasan RUU ini dilakukan secara sungguh-sungguh, terbuka, dan bertanggung jawab, sehingga menghasilkan izin nan kuat, efektif, dan tetap menjunjung prinsip negara norma serta keadilan," ucapnya.
Pada saat nan sama, menurut Bahtra, Gerindra saat ini konsentrasi bekerja mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan memastikan program-program prioritas nasional melangkah maksimal serta manfaatnya betul-betul dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
"Bagi kami, politik bukan sekadar soal kedudukan dan kekuasaan, tetapi tentang amanah dan kerja nyata. Karena itu, komitmen terhadap pemberantasan korupsi, penegakan hukum, sekaligus keberhasilan program prioritas pemerintah kudu sama-sama diperjuangkan, dengan tujuan akhir menghadirkan negara nan semakin kuat, bersih, adil, dan kesejahteraan rakyat nan semakin nyata," imbuhnya.
Pimpinan DPR sebelumnya diketahui menerima aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono namalain Botok berbareng sejumlah rekannya di gedung parlemen. Dalam audiensi, DPR berkomitmen RUU Perampasan Aset bakal disahkan pada Desember 2026.
"Baik, terima kasih. Jadi kita sudah dengarkan aspirasi dari teman-teman sekalian. Nah, tadi di dalam rapat paripurna, kita sudah sampaikan, sepakati, dan disetujui bahwa batas waktu paling lambat untuk Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset itu bakal diketok di paripurna pada tanggal 15 Desember 2026," kata Dasco kepada Botok dkk.
Kepada Botok Pati dkk, Dasco mengatakan bakal memberikan salinan buletin aktivitas paripurna sebagai pegangan dan komitmen DPR kepada publik. Selain itu, Dasco menilai pertemuan ini menjadi masukan Komisi III DPR dan selanjutnya bakal digelar pertemuan nan lebih spesifik mengenai RUU Perampasan Aset.
"Nah, itu bisa kelak diagendakan. Ini tinggal kapan dan waktunya, lantaran ini kan kelak jika kembali ke Pati waktunya kapan kelak dikonfirmasi saja, agar kelak kita bisa agendakan untuk menerima masukan-masukan nan lebih komplit untuk memperkaya Undang-Undang Perampasan Aset," ujar Dasco.
Dasco mengatakan ketua DPR berkomitmen menyelesaikan RUU Perampasan Aset sesuai dengan waktu nan telah disepakati. Dia mengatakan tak ada kekhawatiran untuk memenuhi tuntutan massa mengenai pengesahan RUU tersebut.
"Pimpinan DPR berkomitmen untuk menyelesaikan undang-undang ini tepat waktu," kata Dasco.
"Kami tidak ada masalah, tidak ada kekhawatiran untuk kemudian memenuhi tuntutan teman-teman sekalian. Kalau memang tidak selesai, ya kami mengundurkan diri, itu nggak ada masalah," sambungnya.
(rfs/gbr)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·