Bahlil Ungkap Alasan Prabowo Bentuk Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi

Sedang Trending 46 menit yang lalu

Bahlil Ungkap Alasan Prabowo Bentuk Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi

Bahlil Ungkap Alasan Prabowo Bentuk Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap argumen Presiden Prabowo Subianto membentuk Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. 

Menurut Bahlil, agenda hilirisasi dan transisi daya dinilai semakin krusial di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika ekonomi global. Sebab kondisi geopolitik menentukan nasib ketahan negara baik dari sisi pengelola fiskal maupun perekonomian masyarakat. 

"Kedua kenapa ini penting, kita tahu bahwa dalam kondisi geopolitik nan tidak menentu dan konstelasi dinamika ekonomi bumi juga nan menuntut untuk terjadinya daya nan bersih," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Kamis (1/10/2026).

Menurut dia, transisi daya sudah menjadi komitmen pemerintah lantaran menjadi bagian dari komitmen Indonesia terhadap kesepakatan dunia dalam Paris Agreement untuk menurunkan emisi karbon. 

"Maka Bapak Presiden memandang krusial untuk program-program prioritas mengenai dengan hilirisasi, mengenai dengan transisi daya sebagai komitmen dunia dari Paris Agreement," katanya.

Bahlil menegaskan, agenda hilirisasi dan transisi daya tidak dapat dijalankan secara parsial lantaran melibatkan beragam sektor dan kementerian. Sehingga dinilai perlu untuk mengkoordinir para pemangku kepentingan. 

"Maka ini tidak bisa dilakukan dengan langkah parsial tapi kudu dilakukan dengan komprehensif, terukur, dan betul-betul dapat diwujudkan dengan sasaran apa nan diperintahkan oleh Bapak Presiden," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑