Bahlil Lapor Presiden Prabowo Pastikan Stabilitas Listrik PLN

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Bahlil Lapor Presiden Prabowo Pastikan Stabilitas Listrik PLN Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.(Antara)

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan kondisi pasokan daya nasional dan langkah strategis menjaga stabilitas jasa PT PLN (Persero) kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan ini disampaikan menyusul adanya gangguan kelistrikan nan sempat terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Pertemuan nan berjalan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (22/6), tersebut konsentrasi pada identifikasi persoalan utama nan memengaruhi operasional pembangkit listrik. Bahlil menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memberikan kepastian pelayanan listrik bagi masyarakat.

"Kami tadi membahas tentang keberlangsungan stabilitas pelayanan pemerintah, pelayanan PLN kepada masyarakat khususnya mengenai dengan listrik," ujar Bahlil usai pertemuan tersebut.

Bahlil mengungkapkan terdapat dua rumor utama nan menjadi perhatian serius. Pertama, hambatan pada operasional Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG). Kedua, tantangan dalam pemenuhan kebutuhan batu bara berkalori menengah (medium) nan krusial untuk proses pencampuran (blending) bahan bakar pembangkit.

Terkait pasokan batu bara, Bahlil menjelaskan bahwa kebutuhan tahunan PLN mencapai 154 juta ton. Kementerian ESDM sendiri telah memberikan penugasan pasokan kepada perusahaan tambang sebesar 180 juta hingga 190 juta ton per tahun untuk menjamin keamanan stok.

"Yang sudah dikontrak oleh PLN 134 juta ton. Sebenarnya secara perjanjian dengan pengusaha itu 134 juta untuk satu tahun, sekarang kan baru bulan enam, itu harusnya no issue," jelasnya.

Namun, dia menggarisbawahi bahwa persoalan saat ini bukan pada volume total, melainkan pada kesiapan spesifikasi kalori tertentu. Pemerintah telah mengambil langkah intervensi untuk membantu PLN mendapatkan batu bara kalori menengah agar operasional pembangkit tetap terjaga optimal.

Selain urusan bahan bakar, Menteri ESDM juga menginstruksikan PLN untuk mempercepat agenda pemeliharaan (maintenance) akomodasi kelistrikan di seluruh wilayah. Langkah preventif ini dinilai mendesak guna meningkatkan keandalan sistem dan mencegah terjadinya gangguan jasa serupa di masa mendatang.

"Kita meminta ke PLN agar segera melakukan maintenance agar betul-betul bisa memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat," pungkas Bahlil. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia