Bahagianya Sunasih Berangkat Haji Meski Tanpa Mendiang Suami

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Sunasih (kanan), Tarwono (tengah) saat tiba di Bandara AMAA, Rabu (22/4). Dok MCH

Suasana haru menyelimuti kehadiran jemaah haji asal Indonesia di Bandara Price Mohammad Bin Abdul Aziz, Madinah, Rabu (22/4). Lantunan talbiyah berkumandang, memenuhi perspektif ruang tunggu menuju bus nan menjemput mereka.

Di tengah kondisi itu, tampak wanita nan tak lagi muda tengah tersenyum. Dia adalah Sunasih, ibu asal Indramayu nan akhirnya bisa naik haji ke tanah suci.

Sunasih berangkat haji sendiri, tanpa ditemani suami. Sejatinya, dia berangkat berbareng sebagaimana saat mendaftar pada 2013 silam. Namun, takdir berbicara lain. Sang suami mengembuskan napas terakhir pada 2025, setahun sebelum keberangkatan.

“Daftar haji tahun 2013 bareng suami, tapi suami meninggal tahun kemarin (2025),” ungkap Sunasih Rabu (22/4).

video from internal kumparan

Sunasih mengatakan, kuota haji milik suaminya sekarang telah dialihkan kepada anaknya. Namun, anaknya baru dijadwalkan berangkat sekitar lima tahun mendatang.

“Digantikan oleh anak saya, tapi berangkatnya 5 tahun lagi, berangkat bareng suaminya,” kata dia.

Sunasih tak kuasa membendung rasa bahagianya. Dirinya akhirnya bisa menunaikan rukun islam nan ke-5.

“Alhamdulillah, seneng, Mas. Rasanya kombinasi aduk,” ungkapnya.

Meski sang suami tak bisa mendampinginya saat ini, Sunasih tetap berterima kasih bisa berangkat.

Keberangkatan jemaah haji asal Indramayu di Bandara Kertajati, Rabu (22/4/2026). Foto: kumparan

Di setiap angan nan dia lantunkan, ada nama sang suami nan selalu disebut, seolah menguatkan bahwa jarak bumi tak bisa memisahkan kebersamaan mereka.

Saat ini, Sunasih berangkat berbareng kerabat kandungnya, Tarwono, nan juga mengalami perihal serupa lantaran telah ditinggal wafat istrinya pada 2023.

“Daftar bareng Sunasih (tahun 2013), bareng istri juga, tapi meninggal 3 tahun nan lalu, dan sekarang digantikan anak,” ungkap Tarwono.

Sunarsih, Tarwono, dan anak Tarwono tampak duduk bersama. Ketiganya bakal melaksanakan haji bersama-sama.

Dubes RI untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, berbareng jemaah Haji Kloter 1 tiba di Madinah, Rabu (24/5/2023). Foto: Dok. Media Center Haji

Jemaah Haji Diminta Jaga Kesehatan dan Patuhi Aturan

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, berambisi seluruh rangkaian pelayanan haji tahun ini melangkah lancar tanpa kendala, serta seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

"Kita doakan semua agar jemaah haji nan datang, baik nan ke Madinah maupun nan langsung ke Makkah, kita doakan mereka menjadi haji nan mabrur," kata Abdul di letak nan sama.

Sementara, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B. Ambary, mengimbau jemaah haji Indonesia nan baru tiba di Madinah untuk menjaga kesehatan serta mematuhi seluruh patokan nan bertindak di Arab Saudi.

“Alhamdulillah, jemaah mendarat dan langsung menuju hotel nan lokasinya sangat dekat dengan Masjid Nabawi, tepatnya di area Taiba Front. Tinggal menyeberang langsung ke masjid,” ujarnya.

Konjen RI di Jeddah, Yusron B. Ambary Foto: Dok. KJRI Jeddah

Yusron menyebut, selama tiga tahun pengalamannya dalam penyelenggaraan haji, baru kali ini dia mendapati jemaah Indonesia mendapatkan akomodasi nan sangat dekat dengan Masjid Nabawi.

Ia juga menyoroti banyaknya jemaah lanjut usia dalam kloter tersebut. Karena itu, dia menekankan pentingnya menjaga kondisi bentuk mengingat rangkaian ibadah haji tetap panjang.

“Jangan memaksakan diri beragama jika kondisi tubuh tidak fit. Puncak haji tetap lebih dari satu bulan ke depan. Kita berambisi jemaah tetap sehat saat memasuki fase puncak,” katanya.

Yusron turut mengingatkan jemaah untuk menjaga pola makan, cukup minum, serta mengonsumsi vitamin jika diperlukan guna menjaga stamina selama berada di Tanah Suci.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan