Mojokerto - Polisi menangkap, Satuan (43), komedian penjual balon nan membunuh ibu mertua dan melukai istrinya di Mojokerto. Satuan mengaku menyesal dan susah tidur usai melakukan aksinya.
"Menyesal pasti menyesal. nan bikin tidak bisa tidur lantaran kepikiran anak saya nan mini terus," ujar Satuan saat ngobrol dengan Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata dilansir detikJatim, Jumat (8/5/2026).
Satuan mengaku tidak mudah mengasuh anak balitanya, lantaran sang anak kerap rewel andaikan keinginannya tidak dipenuhi. Di sisi lain, dia tidak percaya dengan istrinya, Sri Wahyuni alias Yuni (35).
Menurutnya, Yuni jarang mau mengasuh anak balitanya dengan dalih kerja lembur. Yuni, kata Satuan, bersedia mengasuh dengan syarat Satuan memenuhi semua kebutuhannya, mulai dari duit belanja, sekolah anak, hingga perawatan.
"Apalagi anak saya itu susah, tidak semua orang bisa momong. Kalau istri saya kasar sama anak," ujarnya.
Satuan menikah dengan Yuni tahun 2020 dengan status mereka sebagai duda dan janda. Buah pernikahan tersebut, mereka dikaruniai 2 anak, namun salah satu anak mereka telah meninggal.
Satuan mengaku tak bisa tidur selama di Rutan Polres Mojokerto lantaran kepikiran anaknya nan baru genap berumur 4 tahun November nanti.
Satuan merasa tidak dihargai sebagai menantu lantaran penghasilannya nan pas-pasan sebagai komedian sembari jualan balon dan mainan anak. Dia mengatakan motifnya menghabisi Siti lantaran panik saat kepergok menganiaya istrinya.
"Spontan pak, iya (panik). Karena mertua datang makanya saya langsung ambil pisau di dapur," ungkapnya.
Baca selengkapnya di sini.
(wnv/zap)
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·