Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan sumber daya mineral dan batu bara terbesar di dunia. Dari nikel, tembaga, bauksit, emas, timah, hingga batu bara, Indonesia mempunyai posisi nan sangat strategis dalam rantai pasok industri global.
Berdasarkan info Badan Geologi, Indonesia mempunyai persediaan nikel terbesar di bumi dengan porsi sekitar 42% dari persediaan global. Indonesia juga menempati ranking pertama bumi untuk persediaan timah, ranking keempat bumi untuk persediaan bauksit dan emas, ranking kesembilan bumi untuk persediaan tembaga, serta ranking keenam bumi untuk persediaan batu bara.
Selama bertahun-tahun, sebagian besar nilai ekonomi sektor pertambangan tetap bertumpu pada penjualan komoditas mentah, sehingga keahlian sektor ini sangat dipengaruhi oleh perubahan nilai global. Kondisi stagnasi tersebut menyebabkan negara tidak mendapatkan pertumbuhan penerimaan nan signifikan dari sektor pertambangan.
Tidak hanya itu, persediaan mineral dan batu bara nan dimiliki saat ini adalah material kekayaan alam nan jumlahnya tidak bakal bertambah. Maka dari itu pengelolaannya kudu dilakukan secara bijak untuk pengembangan ekonomi Negara.
Ke depannya, Indonesia memerlukan model pengembangan industri pertambangan terintegrasi nan bisa mengoptimalkan kekayaan mineral dan batu bara nasional sebagai motor pertumbuhan ekonomi nan lebih berkelanjutan, mempunyai nilai tambah nan lebih tinggi, serta menciptakan faedah nan lebih luas bagi masyarakat.
Alih-alih hanya berfokus pada aktivitas ekstraksi, arah pengembangan industri pertambangan perlu bergerak menuju penguatan nilai tambah melalui pengolahan dalam negeri, pengembangan industri hilir, ekspansi kemitraan strategis global, serta pengembangan ekosistem industri nan terintegrasi.
Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan lantaran masa depan industri pertambangan tidak lagi ditentukan semata oleh besarnya persediaan nan dimiliki, melainkan oleh keahlian mengubah persediaan tersebut menjadi produk, teknologi, investasi, dan aktivitas ekonomi nan memberikan faedah lebih besar bagi negara.
Division Head of Institutional Relations MIND ID, Selly Adriatika, mengatakan bahwa industri pertambangan nasional perlu memasuki babak baru nan bisa menghadirkan nilai tambah berlipat dobel guna mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Terlebih, Indonesia mempunyai kesempatan besar untuk beralih bentuk dari negara pengekspor komoditas menjadi negara industri nan terintegrasi dengan pemanfaatan sumber daya alamnya sendiri.
"Pemerintah menugaskan MIND ID untuk memastikan kekayaan mineral Indonesia tidak berakhir pada proses ekstraksi. Sumber daya alam tersebut kudu menjadi fondasi industrialisasi nan bisa memperkuat struktur ekonomi nasional dan meningkatkan kedaulatan ekonomi Indonesia."
Selly menjelaskan, Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID datang sebagai bagian dari upaya membuka babak baru tersebut sekaligus menjawab stagnasi pengembangan industri pertambangan nan selama ini terjadi. Indonesia perlu memperkuat pengolahan hingga menghasilkan produk dan bahan baku nan selaras dengan kebutuhan industri dalam negeri.
Di saat nan sama, Indonesia juga perlu memperkuat kemitraan strategis dengan beragam pelaku industri dan penanammodal internasional untuk mempercepat penguasaan teknologi, serta memperluas akses pasar.
Selain itu, pembuatan motor pertumbuhan ekonomi baru kudu dipercepat melalui integrasi beragam rantai nilai mineral strategis. Maka, sektor pertambangan kudu menjadi ekosistem nan saling terhubung dan saling memperkuat.
Sesuai dengan pasal Undang-Undang Dasar 1945 ayat 33, di mana pemanfaatan bumi, air, dan kekayaan alam untuk kemakmuran rakyat, maka penguasaan persediaan kekayaan alam menjadi salah satu mandat MIND ID.
Sebagai perpanjangan tangan pemerintah, MIND ID datang untuk mewujudkan penguasaan sumber daya alam nan lebih strategis termasuk mengambil alih persediaan mineral dan batu bara strategis nan dimiliki asing untuk lebih maksimal manfaatnya bagi kepentingan bangsa Indonesia.
"Tujuan kami tidak berakhir pada pengelolaan tambang. nan mau diwujudkan adalah gimana seluruh kekayaan sumber daya alam Indonesia dapat dioptimalkan untuk memperkuat kedaulatan ekonomi, serta memberikan faedah nan sebesar-besarnya bagi Indonesia," pungkas Selly.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·