
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKPB Andi Purwanto/Okezone
TASIKMALAYA - Puncak arus kembali kendaraan nan melintasi Lingkar Gentong, Tasikmalaya diprediksi terjadi secara terpisah. Awalnya pada H+2 dan H+3 lebaran 2026 dan puncak arus kembali lebaran diperkirakan berjalan antara H+6 sampai H+8.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKPB Andi Purwanto, memperkirakan kepadatan arus kendaraan nan melintasi Lingkar Gentong bakal terjadi hingga 29 Maret 2026, tapi sifatnya situasional alias tidak selalu terjadi kemacetan. Adapun arus kembali diprediksi sesuai kondisi. Jika merujuk pada libur para ASN, maka arus mudik mencapai puncaknya pada H+2 hingga H+3.
"Dan kami juga mengantisipasi mengenai liburan masuk sekolah di Jumat, Sabtu, Minggu, tentunya bakal ada lagi apa kendaraan-kendaraan nan pulang ke Bandung, khususnya ke Jakarta," ujar Andi saat ditemui setelah berkomunikasi dengan pejabat wilayah Tasik, Selasa (24/3/2026).
Adapun dalam mengurai kemacetan, Andi menekankan bakal menerapkan rekayasa lampau lintas mulai dari memblokade sebagian jalur hingga penutupan jalur namalain one way.
Sejalan dengan itu, setiap personel disiagakan di setiap titik-titik rawan kemacetan. Sehingga saat penumpukan kendaraan terjadi, penerapan rekayasa lalin bisa segera dilakukan secara koordinatif.
"Terkait penyelenggaraan one-way tentunya kami berkoordinasi dengan Polres Garut, kemudian Polres Bandung, dan semua itu diinstruksikan dari Polda Jabar,”ujarnya.
“Kami berkoordinasi dengan Polda Jabar sehingga penyelenggaraan one-way tersebut tidak menambah lagi antrean di etape berikutnya, khususnya di Kabupaten Garut," lanjut Andi.
Andi menekankan bahwa pemudik tak mesti terpaku pada Lingkar Gentong sebagai akses jalan menuju Garut, Bandung sampai Jakarta. Sebab, Tasikmalaya berada di letak strategis nan bisa menghubungkan ke wilayah lain melalui jalur-jalur non-utama.
"Ada beberapa jalur pengganti nan bisa dipergunakan untuk dari Tasik menuju mengarah ke Bandung ialah lewat Sukaresik, kelak tembus di Ciamis, Ciamis kemudian langsung di Garut Kota," ujar Andi.
"Sehingga tidak melalui jalur Gentong nan ada antrean kendaraan," tutup Andi.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·