ASN WFH Setiap Jumat, Penumpang KRL Jabodetabek Turun Drastis

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai bekerja dari rumah alias work from home (WFH) setiap Jumat. Sejalan dengan itu, KAI Commuter memantau adanya tren penurunan volume pengguna Commuter Line alias KRL Jabodetabek.

VP Corporate secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan penurunan ini terlihat terutama pada stasiun-stasiun nan berdekatan dengan area perkantoran pemerintahan serta stasiun integrasi. Hingga pukul 11.00 WIB hari ini, tercatat volume pengguna secara keseluruhan sebanyak 335.268 orang di wilayah Jabodetabek nan menurun sebesar 27% jika dibanding hari Jumat sebelum pemberlakuan WFH alias sebanyak 460.184 orang.

Berdasarkan pantauan di stasiun pemberangkatan seperti Stasiun Bogor, hingga pukul 11.00 WIB terdapat tren penurunan volume pengguna. Tercatat sebanyak pengguna sebanyak 20.431 orang alias turun 26% dari hari sebelum kebijakan WFH ialah sebanyak 27.659 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu di Stasiun Bekasi juga terdapat perihal nan sama, volume pengguna terpantau menurun 25% alias sebanyak 18.633 orang nan pada hari sebelum pemberlakuan WFH sebanyak 24.835 orang. Sedangkan di Stasiun Sudimara terpantau menurun 35% alias total sebanyak 9.382 orang nan biasanya sebanyak 14.390 orang.

Selain penurunan pengguna di stasiun keberangkatan, pantauan di stasiun tujuan juga menurun. Stasiun Juanda dan Stasiun Gondangdia masing-masing mengalami penurunan sebesar 24% alias 11.834 orang nan sebelumnya sebanyak 15.621 orang.

Sedangkan di Stasiun Gondangdia menurun 29% alias sebanyak 13.827 orang nan sebelumnya 19.504 orang, mengingat kedua stasiun ini merupakan akses utama menuju beragam instansi kementerian dan lembaga pemerintahan. Sementara Stasiun Palmerah juga mengalami tren penurunan sebesar 29% alias total sebanyak 13.060 orang seiring dengan berkurangnya mobilitas di area sekitar lembaga negara.

"Stasiun Sudirman dan Stasiun Tanah Abang meski tetap ramai, arus pengguna pada jam sibuk pagi ini terpantau lebih lancar dan terkendali," ujar Karina dalam keterangannya, Jumat (10/6/2026).

Meskipun terjadi penurunan volume pengguna akibat dari kebijakan WFH ASN, Karina memastikan tetap mengoperasikan perjalanan Commuter Line secara normal. Sebanyak 1.065 perjalanan per hari tetap disiagakan untuk melayani masyarakat nan tetap kudu beraktivitas di luar rumah.

Ia mendukung kebijakan pemerintah sebagai upaya pengaturan mobilitas masyarakat. Meskipun terdapat penurunan jumlah pengguna dari kalangan ASN pada hari ini, standar jasa kami tetap terjaga, baik dari segi gelombang perjalanan maupun petugas pengamanan di area stasiun.

"KAI Commuter juga terus memantau pergerakan pengguna secara real-time melalui pusat kendali operasional untuk memastikan bahwa headway (jarak antar kereta) tetap terjaga sesuai agenda nan ditetapkan," tambah Karina.

(rea/ara)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance