ASN Kabupaten Bogor Dilatih Kampanye Antikorupsi Lewat Media Digital

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

, KABUPATEN BOGOR, – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melatih Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengampanyekan nilai-nilai antikorupsi melalui media digital. Langkah ini merupakan upaya memperkuat pencegahan korupsi di lingkungan kerja pemerintahan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyebutkan, training tersebut dilakukan melalui webinar Pariwara Antikorupsi 2026 Seri 3 nan diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI secara virtual. Kegiatan ini diikuti dari Ruang Rapat I Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Kamis.

Ia mengatakan penguatan literasi antikorupsi melalui media digital menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor membangun budaya integritas di lingkungan aparatur sipil negara. Pemanfaatan media digital diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyampaian pesan antikorupsi kepada masyarakat.

"Peningkatan kapabilitas ASN dalam menyusun konten edukatif menjadi salah satu langkah krusial agar kampanye antikorupsi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan mudah dipahami," kata Ajat.

Dukung Program Pencegahan Korupsi KPK

Ajat menyebutkan, keikutsertaan dalam webinar tersebut merupakan corak support ASN Pemkab Bogor terhadap program pencegahan korupsi nan diinisiasi KPK RI. Hal ini sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan nan bersih, transparan, dan akuntabel.

Webinar bertema "Viralitas Berbasis Konten Lokal: Membuat Kampanye Antikorupsi nan FYP dan Berdampak" ini menghadirkan dua narasumber. Mereka adalah Isol, Founder dan Creative Director Hecticholic, serta Irawati, Analis Madya pada Kedeputian Koordinasi dan Supervisi Wilayah KPK RI.

Dalam paparannya, Isol mengatakan media sosial menjadi ruang strategis untuk membangun kesadaran publik, termasuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi. Menurut dia, konten edukasi perlu dikemas secara menarik, ringan, dan relevan agar dapat menjangkau masyarakat lebih luas tanpa mengurangi substansi pesan.

Strategi Konten Digital Antikorupsi

Isol juga memaparkan sejumlah strategi penyusunan konten digital. Di antaranya adalah konsep Segitiga Atensi, Anatomi Hook, serta kerangka AIDA, 3P, dan CER. Selain itu, dia memperkenalkan pendekatan Soft Advocacy, ialah penyampaian pesan antikorupsi melalui cerita nan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Pendekatan ini dinilai membikin pesan lebih mudah dipahami dan diterima publik. Dengan training ini, diharapkan ASN Kabupaten Bogor bisa menciptakan konten kampanye antikorupsi nan viral dan berakibat luas.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional
↑