Asap Kebakaran Hutan RI Tiba di Filipina, Manila Langsung Darurat

Sedang Trending 48 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Asap tebal dari kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Indonesia dilaporkan telah menyelimuti Manila, Selasa. Bencana nan berasal dari titik api sejauh nyaris 2.000 kilometer (1.242 mil) ini langsung memicu peringatan darurat kesehatan masyarakat bagi ibu kota Filipina tersebut.

Mengutip South China Morning Post (SCMP), Rabu (2/9/2026), krisis ini kembali menghidupkan kekhawatiran atas masalah kabut asap lintas pemisah nan berulang di area Asia Tenggara. Kabut asap nan dibawa oleh angin barat daya dari kebakaran di wilayah Kalimantan ini telah mendorong para master kesehatan untuk mendesak masyarakat agar wajib memakai masker N95 di luar ruangan seiring memburuknya kualitas udara secara drastis di Metro Manila.

Departemen Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Filipina sejak Minggu telah mengeluarkan peringatan bahwa indeks kualitas udara di beberapa bagian wilayah ibu kota telah mencapai tingkat sangat tidak sehat (acutely unhealthy) berasas pembacaan dari stasiun pemantauan mereka. Kondisi udara nan memburuk ini apalagi memaksa otoritas Quezon City, salah satu wilayah ibu kota Filipina, untuk menangguhkan seluruh aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Sementara itu, Fisikawan atmosfer lulusan Jepang dari Institut Ilmu Lingkungan dan Meteorologi Universitas Filipina, Gerry Bagtasa, membeberkan kepada ABS-CBN mengenai tingkat ancaman dari kejadian lintas negara tersebut. Bagtasa menambahkan bahwa berasas pantauan gambaran satelit nan ada, sebaran polutan tersebut dipastikan berasal dari kebakaran rimba nan semakin mengganas di wilayah barat dan selatan Kalimantan.

"Kabut asap itu rawan lantaran terdiri dari partikel-partikel mini nan dibawa oleh angin barat daya," paparnya.

(tps/sef) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News