Kepulan asap pekat akibat kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Jalan Keluarga, Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, mulai mengarah ke Jalan Lintas Barat nan menjadi jalur penghubung Provinsi Riau dengan Sumatera Barat. Kondisi ini mengganggu pengguna jalan lantaran asap mulai menghalangi pandangan.
Pantauan kumparan di lokasi, titik kebakaran berada tidak jauh dari badan jalan. Kepulan asap terlihat bergerak hingga ke ruas Jalan Lintas Barat, sementara debu sisa kebakaran turut beterbangan dan membikin kondisi berkendara semakin tidak nyaman.
Situasi tersebut membikin pengendara kudu lebih berhati-hati. Jarak pandang nan terganggu akibat kepulan asap berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor nan melintas di area tersebut.
Salah seorang pengendara, Zikri, mengaku terganggu dengan kondisi asap nan mulai menutupi ruas jalan.
"Ini jalanan nan bisa tiap hari saya lalui, kali ini asap mengganggu jarak pandang,” kata Zikri kepada kumparan saat tengah memarkirkan sepeda motornya, Minggu (23/8).
Menurutnya, selain asap, debu jejak kebakaran juga beterbangan hingga ke jalan. Kondisi tersebut membuatnya cemas saat kudu melintasi area nan terdampak karhutla.
"Khawatir juga jika memandang kondisi seperti ini, ancaman jika berkendara," ujarnya.
Ia berambisi kebakaran nan terjadi di area tersebut dapat segera dipadamkan agar asap tidak semakin mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.
"Semoga sigap padam," lanjutnya.
Petugas campuran hingga sekarang tetap melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan karhutla.
16 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·